Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Jul 2020 19:07 WIB

TRAVEL NEWS

Jatuh dari Roller Coaster, Wanita Muda Meninggal

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
s
Formula 1 Coaster, roller coaster di Parc Saint-Paul Prancis (Foto: CNN)
Oise -

Seorang wanita meninggal setelah jatuh dari roller coaster. Ia berlibur di sebuah taman hiburan pada pekan lalu.

Diberitakan CNN, lokasi taman rekreasi yang ia kunjungi ada di Oise, di Prancis bagian utara. Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu sekitar pukul 13.45 di Parc Saint-Paul, kata taman itu dalam rilis berita.

Pihak berwenang di Oise mengkonfirmasi kebenaran insiden itu pada CNN. Wanita muda yang menjadi korban itu berusia 32 tahun.

Diketahui bahwa ia jatuh saat mengendarai Formula 1 Coaster. Layanan darurat segera dipanggil tetapi tidak dapat menyelamatkan nyawa korban.

Nahas, traveler itu meninggal di tempat kejadian, kata taman itu.

Insiden mematikan lainnya terjadi pada roller coaster yang sama pada 2009, kata presiden taman Gilles Campion kepada CNN.

Formula 1 Coaster adalah salah satu dari 45 wahana dimiliki taman rekreasi Parc Saint-Paul. Anak-anak yang diperbolehkan menaikinya harus memiliki tinggi setidaknya 1,2 meter atau lebih dan baru dapat menaiki Formula 1.

Padahal, wahana roller coaster ini digambarkan oleh taman rekreasi Parc Saint-Paul sebagai salah satu daya tarik utama yang ramah keluarga.

Parc Saint-Paul menutup kunjungan umum di wahana Formula 1 Coaster setelah kecelakaan itu. Parc Saint Paul sendiri dibuka kembali pada 6 Juni.

Taman rekreasi ini dibuka dengan mengikuti protokol kesehatan menyikapi pandemi Corona. Traveler yang masuk harus memenuhi persyaratan seperti bermasker dan langkah-langkah jaga jarak.

Di sisi lain, menghadapi new normal pandemi virus Corona, Jepang melarang penumpang roller coaster dan wahana lain berteriak. Bos taman hiburan itu pun mencontohkannya.

Semenjak berkurangnya angka penularan COVID-19 di Jepang, taman hiburan di Negeri Matahari Terbit itu perlahan-lahan membuka pintu untuk wisatawan. Setelah tiga bulan tutup mereka pun mempersiapkan sejumlah protokol kesehatan untuk bermain dengan aman.

Salah satu aturan yang diluncurkan Asosiasi Taman Bertema Jepang Timur dan Jepang Barat tak sekadar mengikuti protokol kesehatan pada umumnya, namun tetap mengacu kepada pencegahan penularan virus Corona dari lewat droplet. Pengunjung yang naik wahana wajib memakai masker dan dilarang berteriak-teriak.

Kebijakan itu direspons positif oleh taman bermain seperti Tokyo Disneyland dan Universal Studios Jepang, kendati menjadi tantangan besar bagi taman hiburan di Prefektur Yamanashi, Fuji-Q Highland.

Fakta roller coaster di Fuji-Q Highland itu yang bikin sulit untuk membuat penumpangnya tutup mulut. Sebab, roller coaster tersebut pernah berpredikat sebagai roller coaster tertinggi di dunia, tingginya mencapai 79 meter. Seiring bertambahnya taman hiburan, roller coaster di sana tergeser di peringkat kedelapan dunia.

Selain itu, roller coaster tersebut menduduki posisi kelima jalur terpanjang di dunia. Yang sedang dipikirkan pengelola adalah bagaimana cara penumpang mengekspresikan kegembiraan, takut, dan antusiasme secara bersamaan di atas roller coaster tanpa berteriak.



Simak Video "Berwisata ke Taman Rekreasi Ribang Kemambang, Lahat"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA