Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 11 Jul 2020 17:10 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Haru Seorang Ayah Tak Bisa Temui Bayinya Gara-gara Corona

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Lynnette Xu, Gilbert Tong dan baby Ethan
Lynnette Xu, baby Ethan dan Gilbert komunikasi lewat videocall (dok. Istimewa)
Auckland -

Gara-gara pandemi Corona, seorang ayah tidak bisa menemani bayinya yang baru lahir, hanya karena dia tidak diizinkan melintasi perbatasan.

Ada banyak kisah haru tentang pandemi Corona di berbagai negara. Salah satunya dialami oleh traveler bernama Gilbert Tong. Gilbert dilarang masuk ke Selandia Baru, padahal bayinya baru saja lahir di negara tersebut.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (8/7/2020), Gilbert yang berprofesi sebagai seorang pilot saat ini masih berada di Hong Kong. Sedangkan sang istri, Lynnette Xu dan bayinya berada di Selandia Baru.

Lynnette terpaksa harus melahirkan bayi tanpa didampingi sang suami karena Gilbert ditolak masuk oleh pihak imigrasi Selandia Baru. Padahal, Gilbert dan Lynette baru saja memiliki seorang bayi laki-laki bernama Ethan.


Pasangan Lynnette dan Gilbert bertemu di Hong Kong. Setelah 2 tahun berpacaran, mereka akhirnya memutuskan untuk menikah. Mereka pun tinggal di negara itu 2 tahun belakangan ini.

Kabar gembira datang setelah Lynnette dinyatakan hamil. Lynnette yang juga warga Selandia Baru kemudian memutuskan untuk pulang kembali ke negaranya dan melahirkan di negara tersebut.

Pertimbangan Lynnette mau melahirkan di Selandia Baru dengan alasan fasilitas kesehatan yang lebih baik, kestabilan politik yang terjaga, serta prospek ke depan yang lebih cerah. Di samping itu, ada orang tua Lynnette yang bersedia membantu selama proses persalinan dan merawat bayi.

Oleh sang dokter, Lynnette diizinkan terbang ke Selandia Baru pada awal Maret. Ternyata 2 minggu kemudian, Selandia Baru menetapkan status lockdown terkait pandemi virus Corona.


Gilbert pun ingin menyusul sang istri, namun ternyata keinginannya ditolak oleh pihak imigrasi Selandia Baru. Padahal, status mereka adalah suami-istri yang sah menurut hukum.

"Saya pikir, karena dia adalah suami sah saya, akan ada pengecualian," kata Lynnette.

Namun ternyata pihak imigrasi Selandia Baru tetap menolak aplikasi Gilbert. Pihak imigrasi tidak menjelaskan lebih lanjut alasan penolakan tersebut.

Padahal Gilbert punya alasan kuat untuk masuk ke Selandia Baru, terutama terkait kemanusiaan. Namun ternyata alasan tersebut tidak cukup untuk meloloskan Gilbert.

Akhirnya, bayi mereka Ethan pun lahir tanpa didampingi oleh sang ayah. Sampai sekarang pun Gilbert masih belum bisa menjumpai istri dan buah hati tercinta. Komunikasi mereka hanya terbatas lewat video call Whatsapp.



Simak Video "Selandia Baru Berhasil Tekan Penyebaran Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA