Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Agu 2020 16:56 WIB

TRAVEL NEWS

Bupati Ingin Ada PTN di Tapanuli Utara untuk Dorong SDM Pariwisata

Putu Intan
detikTravel
UNESCO menyepakati Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark dalam Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO hari Selasa 7 Juli  2020.
Danau Toba, salah satu objek wisata yang masuk wilayah Tapanuli Utara. (Foto: KBRI Paris)
Jakarta -

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menyinggung pentingnya peran Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dapat menghasilkan sumber daya manusia unggul bagi pariwisata. Sayangnya, saat ini belum ada PTN di daerahnya.

"Di Sumatera Utara, kita mau menjual segala sesuatu tapi kita butuh SDM lokal untuk kita berdayakan. Kita meyakini SDM itu sumbernya dari kampus," kata Nikson dalam acara peluncuran TShirt Campaign 'Indonesia-The World Park' oleh Forum Deklarator Taman Wisata Dunia, Rabu (5/8/2020) di Jakarta.

"Tapi Tapanuli Utara ini kekurangan perguruan tinggi. Di Medan ada 4 perguruan tinggi negeri. Di Sumatera Utara sampai Riau, perguruan tinggi negeri hanya 4 (semua di Medan)," Nikson menjelaskan.

Ia mengatakan, Kabupaten Tapanuli Utara bersama kabupaten lainnya punya potensi besar dari Danau Toba. Selain itu Tapanuli Utara juga punya beberapa objek wisata unggulan seperti Istana Sisingamangaraja XII, Kawah Sipoholon, Pulau Sibandang, Situs Hindu Hopong, Salib Kasih dan Bukit Doa, dan sejumlah pemandian air panas.

Agar wisata tersebut dapat semakin maju, Nikson menyebut tidak cukup bila latar belakang pendidikan masyarakatnya hanya SD sampai SMA saja, minimal harus berpendidikan D3. Tetapi karena terbatasnya pilihan universitas, banyak anak daerah yang harus merantau ke Medan.

"Orang Tapanuli Utara kalau mau kuliah harus ke Medan. Kalau di Tapanuli Utara ada PTN, uang tidak keluar, justru orang datang membawa duit," ujarnya.

Oleh sebab itu, daerahnya sedang mendorong moratorium pendirian PTN. Sampai saat ini Tapanuli Utara memiliki sejumlah perguruan tinggi swasta, yaitu Universitas Tapanuli Utara, Universitas Sisingamangaraja XII, IAKN Tarutung, dan STAKPN Tapanuli Utara.

Keragaman Indonesia Kelas Dunia

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Forum Deklarator Taman Wisata Dunia (FD-TWD) meluncurkan TShirt Campaign 'Indonesia-The World Park'. Peluncuran ini bertujuan untuk mengkampanyekan brand nation Indonesia sebagai wisata kelas dunia.

"Kita akan melakukan kampanye cerdas melalui media sosial dalam upaya mendukung Visi Indonesia Maju agar usulan daerah tentang brand nation bisa diterima oleh Bapak Presiden. Usai peluncuran TShirt Campaign ini, kita akan membagikan ke Pak Presiden beserta jajarannya dan juga ke seluruh gubernur se-Indonesia sebagai media kampanye bersama," kata Koordinator FD-TWD Daniel Kumendong.

Daniel menjelaskan, kaos yang didesain merupakan cerminan keragaman Indonesia yang layak dibawa ke kancah internasional. Selain itu, gambar pada kaos tersebut juga dapat disesuaikan dengan keunggulan tiap daerah di Indonesia.

"Makna desain kaos Indonesia sebagai negara yang punya warna-warni. Indonesia memiliki potensi level dunia sehingga kami memutuskan desain berupa lukisan bergaya Eropa lalu kita modif konten budaya daerah, alat peninggalan sejarah, dan seluruh potensi yang ada di Indonesia," ujar Daniel.

Dalam peluncuran itu hadir pula sejumlah kepala daerah, antara lain Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, Bupati Belitung Sahani Saleh, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, dan Bupati Kepulauan Sula Hendrata Thes.

Sebagaimana diketahui, FD-TWD merupakan forum para kepala daerah baik tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang menginisiasi penyelenggaraan Deklarasi Taman Wisata Dunia. Kegiatan ini juga didukung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam forum yang dilaksanakan pada 9 Oktober 2018 di Bali. Dibentuknya FD-TWD adalah langkah strategis bagi deklarator untuk mengawal hasil deklarasi sampai didengar Presiden Joko Widodo.

"Bahwa deklarasi tersebut sebagai upaya daerah untuk mengusulkan positioning Indonesia kepada Bapak Presiden agar sesuai dengan brand nation yang saat ini masih menjadi kajian dari Kemenparekraf. Kita akan terus mengawal aspirasi daerah ini dan membangun Visi Indonesia Maju bersama-sama," kata Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan.



Simak Video "Keren! 33 Rektor Indonesia Nyanyi Bareng 'Rumah Kita'"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA