Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 07 Agu 2020 08:11 WIB

TRAVEL NEWS

Biasanya Banjir Wisatawan, Montreal Menjelma Jadi Kota Hantu

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Montreal
Foto: Montreal yang sepi wisatawan (Eric Thomas/AFP/)
Montreal -

Tahun-tahun lalu, wisata Montreal selalu diramaikan oleh wisatawan mulai dari grand prix hingga berbagai festival terkenal yang meriah. Tapi pandemi mengubah segalanya.

Dikutip dari Malay Mail oleh detikcom, Kamis (6/8/2020), kota Montreal di Kanada selalu dipadati traveler pada musim panas. Situasi berbeda saat virus Corona melanda. Kota itu menjadi kota hantu, sepi.

Montreal pun sedang berupaya untuk mengembalikan geliat pariwisata kendati pandemi virus Corona belum usai, vaksin juga belum ditemukan. Pegiat wisata bekerja sembari menahan luka.

"Lihatlah teras di sini, semuanya kosong. Ini luar biasa," kata pemilik galeri seni Inuit di Old Montreal, Sam Namour, sambil menunjuk ke kafe-kafe yang sepi di Jacques Cartier Square.

Selama 40 tahun, Namour telah menyambut ribuan pengunjung ke galerinya, termasuk mantan presiden dari AS dan dari Prancis, Bill Clinton dan Jacques Chirac. Tapi, pada musim panas ini, tak satupun orang yang memasuki galeri sejak dibuka pada tiga jam pertama.

Menurut Kepala Dewan Pariwisata Kota Montreal, Yves Lalumiere, sekitar 11 juta wisatawan datang untuk mengunjungi destinasi wisata Montreal saat kondisi normal. Sebanyak 80 persen dari pelancong itu berasal dari luar provinsi Quebec. dengan jumlah itu saja, mereka berbelanja hingga USD 4 miliar.

Dengan ribuan kasus terinfeksi Corona yang berujung kematian di Kanada, Montreal dan kota-kota sekitarnya sangat terdampak. Kota ini dengan terpaksa membatalkan acara budaya besar yang biasanya menarik ratusan ribu pengunjung, termasuk festival jazz terkenal di dunia.

"Maksimal satu juta wisatawan diharapkan (datang) tahun ini," kata Lalumiere.

Kini, setelah wisata Montreal dibuka lagi, situasinya pun tak sama. Pengelola dan pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Pelancong harus dikarantina selama 14 hari ketika tiba di Kanada. Inilah yang menyebabkan sebagian besar kedatangan dari Prancis dan Amerika Serikat jarang terjadi tahun ini.

"Montreal tua sudah mati tahun ini," kata Namour.

"Di musim panas, Jacques Cartier Square selalu penuh, Anda tidak dapat melihat tanah karena ada begitu banyak orang di sana," kata pengelola sebuah restoran Italia di sebelah galeri Namour, Nadia Bilodeau.

Sambil memandang teras restoran yang kosong, Nadia mengatakan bahwa tahun ini bagaimana pun Montreal seperti kota kecil hantu. Bahkan, pengunjung dari bagian lain provinsi Quebec juga jarang yang datang.

"Orang Quebec takut datang ke Montreal," kata profesor studi perkotaan dan pariwisata di Universitas Quebec.

Kasus Corona di Kanada telah mencapai 117 ribu dengan 102 orang sembuh dan 8.945 orang meninggal dunia. Sedangkan di Montreal, kasusnya telah mencapai 28.904. Segera pulih wisata Montreal!



Simak Video "Pemerintah Beri Rp 11,5 T di 7 BPD untuk Pemulihan Ekonomi Daerah"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA