Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 10 Agu 2020 05:39 WIB

TRAVEL NEWS

Turun Salju Lagi Setelah 50 Tahun, Warga Tasmania Tak Tidur

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Salju melanda Tasmania
Salju di Tasmania turun lagi setelah setengah abad. (D'commods/twitter)
Lauceston -

Peristiwa langka terjadi di kota Lauceston di Tasmania, Australia. Salju tiba-tiba turun hingga membuat penduduk setempat terkejut.

Dikutip dari CNN Travel oleh detikcom, menurut salah satu warga bernama Kliani Chippendale, dia belum pernah melihat salju di kota Launceston. Itu membuat penduduk tidak tidur semalaman.

"Kami terjaga sepanjang malam," katanya.

"Sangat langka, tidak pernah turun salju di sini... tidak seumur hidupku," dia menambahkan.

Ya, salju turun menjadi peristiwa spesial di Tasmania. Menurut Australian Broadcasting Corporation salju baru saja kembali turun setelah sekitar 50 tahun lamanya, yaitu pada awal 1970-an. Terjadinya peristiwa alam yang langka di kota ini membuat para penduduk antusias.

"Kamu semua kaget dan bersemangat melihat salju. Anak-anak tidak sabar untuk keluar dan bermain di dalamnya," kata warga lainnya, Stacey Baker kepada CNN.

"Kejutan yang indah untuk tahun yang sulit bagi semua orang," tambah Baker.

Dikutip dari ABC News, Lukse Johnston dari Biro Meteorologi mengatakan bahwa salju di kota utara Australia adalah peristiwa langka.

"Sesuatu yang menurut saya sangat menarik tadi malam adalah melihat webcam di Bandara Launceston, tempat salju menyelimuti semua area rumput, hampir sepanjang malam," katanya.

Menurut cuitan dari biro meteorologi Tasmania, Bandara Laucenston pada Rabu (5/8) diselimuti salju dengan suhu 2,4 derajat celsius. Selain itu, curah hujan 41 turun sejak pukul 9 pagi sejak sehari sebelumnya.



Pada pagi hari, beberapa penduduk yang menggemari olahraga musim dingin bermain ski di jalanan. Bahkan menantang cuaca dingin dengan mengenakan celana pendek.

"Hanya di Tassie (Tasmania), seseorang bisa bermain ski dengan celana pendek!" tulis Danny Kekkers McKenzie di halaman Facebook ABC Hobart.

Namun, pada Rabu siang (5/8), Kepolisian Tasmania melaporkan bahwa mereka telah melakukan operasi penyelamatan yang melibatkan petugas SAR untuk membantu seorang pria terluka di daerah Maydena ketika sedang berseluncur di salju. Dia hanya menderita luka ringan yang tidak mengancam jiwa.



Simak Video "Penampakan dari Udara Ratusan Paus Terdampar di Tasmania"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA