Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Agu 2020 08:12 WIB

TRAVEL NEWS

Singapura Terbangkan Drone untuk Awasi Jaga Jarak

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Drone Singapura
Drone awasi jaga jarak di Singapura. (Roslan Rahman/AFP via Getty Images)
Singapura -

Warga Singapura diawasi semakin ketat dalam penerapan jarak sosial dalam periode virus Corona. Kali ini, sebuah drone dikerahkan untuk pantau pergerakan mereka.

Dikutip dari Reuters, polisi Singapura telah menguji coba dua drone tanpa pilot untuk membantu menerapkan langkah jarak sosial untuk mencegah penyebaran virus Corona. Mesin seberat 10 kg ini dikembangkan oleh Airobotics Israel yang diprogram untuk melacak sebuah pertemuan dan mengirimkan rekamannya ke polisi.

Percobaan selama 3,5 bulan dilakukan di atas kawasan industri di barat kota. Menurut Airobotics Operasional drone perdana ini telah disetujui untuk terbang di atas kota metropolitan.

"Khusus untuk COVID, yang kami lakukan adalah membantu mereka (polisi) mempertahankan operasi normal," kata CEO Airobotics, Ran Krauss.

"Pandemi telah membuat situasi dimana menjadi sulit untuk pihak berwenang melakukan operasi," dia menambahkan.

Badan Sains & Agency Teknologi (HTX) pemerintah Singapura mengatakan telah menguji drone dengan polisi. Menurut Insinyur Senior dari HTX Robotics, Low Hsien Meng, drone ini dapat menentukan suatu lokasi dan memperbesar area yang mungkin tak terlihat oleh polisi dengan berjalan kaki atau di dalam kendaraan.

Menurut Krauss, saat ini Airobotics juga sedang dalam pembicaraan dengan kota-kota lain dalam mengerahkan drone untuk mencegah pelanggaran jarak sosial. Uji coba operasional drone pun masih terus dilakukan.

Sebelumnya, Singapura juga pernah mengerahkan robot yang berkeliling untuk mencegah warga berkerumun. Mobil robot yang memiliki kamera pengawas 360 derajat akan terus mengingatkan warga untuk menerapkan jarak satu sama lain.

Negara ini dikenal dengan undang-undang yang ketat dan pengawasan yang luas sempat mendapat pujian karena dapat menahan penyebaran virus. Namun wabah masal di asrama pekerja migran membuat kasusnya meningkat tajam.

Hingga kini (13/8/2020), Singapura memiliki 55.395 kasus virus Corona, dengan pasien sembuh 50.520. Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia ada 27 orang.



Simak Video "Ada Robot Awasi Warga yang Masih Berkerumun saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA