Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Agu 2020 20:12 WIB

TRAVEL NEWS

Pemerintah Ingin Kembangkan Sea Plane untuk Dukung Pariwisata Diving

Bonauli
detikTravel
Pesawat Amfibi di Maldives
Ilustrasi pesawat amfibi (CNN Travel)
Jakarta -

Transportasi udara menjadi salah satu yang penting dalam mendukung ekonomi dan pariwisata. Untuk pecinta diving, bakalan ada sea plane atau pesawat terbang laut ke pulau-pulau cantik.

Kementerian Perhubungan mengadakan diskusi Webinar dengan Tema Transportasi untuk Merajut Keberagaman dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Dalam diskusi tersebut hadir pula Menteri Kemenko Kemaritiman dan Inversati Indonesia, Luhur Binsar Pandjaitan.

Dalam pidato singkatnya, Luhut mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur sangatlah penting dan akan terus dilanjutkan. Termasuk pembangunan bandara-bandara yang menjangkau 10 destinasi prioritas dan 5 destinasi super prioritas Indonesia.

Hal ini mengacu pada arahan Presiden dalam Rapat Terbatas 15 Juli 2019, bahwa infrastruktur di 5 Destinasi Super Prioritas harus selesai tahun 2020.

"Turis jadi sangat penting dalam kontribusi ekonomi kita. Kita ingin mengembangkan sea plane atau pesawat amfibi untuk orang diving," jelasnya.

Diharapkan operasional sea plane akan mendukung pariwisata dan logistik di pulau-pulau wisata yang punya surga bawah laut. Sebut saja Raja Ampat dan Wakatobi.

"Jadi yang mau diving bisa langsung terbang ke pulau," jelasnya.

Luhut juga menambahkan bahwa pembangun infrastruktur adalah kepentingan nasional. "Kita manfaatkan momen ini untuk reformasi penguatan semua bidang," ungkapnya.

Selain menyinggung soal sea plane, Luhut juga menyampaikan bahwa Pemerintah juga sedang meningkatkan infrastruktur dan lingkungan dengan melibatkan masyarakat. Selagi pandemi, Indonesia dipercantik, contohnya Bandara Morotai yang diperpanjang landasan pacunya serta Banyuwangi yang sedang mempersiapkan diri menjadi World League Surfing.

"Transportasi dalam pemulihan, bertahap, bertingkat dan berlanjut. Kami sangat hati-hati," pungkasnya.

Wisawatan domestik merupakan potensi besar dalam pariwisata dan penggerak utama untuk tahun 2020-2021. Karena besarnya keinginan untuk liburan, objek wisata outdoor dan bertema alam akan menjadi tujuan populer orang Indonesia.



Simak Video "Kemenhub Terbitkan Aturan Baru untuk Pesepeda, Helm Tak Diwajibkan"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA