Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Sep 2020 11:15 WIB

TRAVEL NEWS

Yordania Panggil Kembali Turis untuk Liburan

Bonauli
detikTravel
PETRA, JORDAN- APRIL 3: Tourists watch a horse pull a carriage as they visit the legendary Petra, Jordans most famous tourist attraction on April 3, 2015 in Petra, Jordan. Stakeholders have put together an urgent marketing plan to salvage the Kingdoms tourism industry by promoting national tourist products in new and traditional markets worldwide, according to Tourism Minister Nayef Al Fayez. Visits to Jordan and its famous archeological site of Petra have plummeted because of unrest in the broader Middle East, and discounts on airfare and tours to the country have yet to bring visitor numbers back to levels seen in years past. The number of Arab tourists has not been affected by the regional turmoil, but the number of visitors to archaeological sites has recently dropped and those who visit these sites are mostly non-Arabs. (Photo by Jordan Pix/ Getty Iimages)
Petra di Yordania (Getty Images/Jordan Pix)
Jakarta -

Yordania sempat ragu untuk membuka kembali pariwisata. Penangguhan selama sebulan ini akhirnya membuat Yordania yakin.

Negara Yordania sempat mencoba untuk membuka pariwisata lebih awal di bulan Agustus. Tapi adanya peningkatan kasus infeksi baru membuat Yordania galau.

Yordania pun memilih untuk menangguhkan sementara waktu. Setelah sebulan berlalu, kini Yordania memutuskan untuk memanggil turis-turis yang sudah haus liburan. Tepat tanggal 8 September, perbatasan internasional akan dibuka untuk turis.

Kemarin Yordania membagi 3 kategori negara berdasarkan jumlah kasus Corona, yaitu zona hijau, kuning dan merah. Tiap turis dari berbagai zona diberi syarat khusus.

Negara zona hijau memiliki kasus infeksi yang rendah, kuning sedang sementara merah adalah kasus infeksi tinggi. Indonesia sendiri belum masuk dalam 3 zonasi tersebut. Padahal Malaysia sudah berhasil masuk daftar zona hijau Yordania.

Zonasi ini masih dipergunakan, bedanya kalau kemarin hanya 22 negara sekarang bertambah jadi 43. Memang daftar negara ini akan terus diperbarui dua minggu sekali oleh Kementerian Kesehatan.

Turis harus mengikuti tes swab PCR 72 jam sebelum penerbangan ke Yordania dan tes lain pada saat kedatangan. Komisi Pengaturan Penerbangan Sipil telah mengatakan bahwa tes kedua dapat dibatalkan jika semua berjalan dengan baik.

Khusus untuk turis dari zona hijau diperbolehkan langsung liburan tanpa karantina. Negara-negara zona hijau adalah Kanada, Siprus, Ceko, Denmark, Yunani, Hong Kong, Hungaria, Lithuania, Malaysia, Moroko, Polandia, Swiss, Thailand, Turki dan Tunisia.

Pembatasan pariwisata domestik di wisata Yordania hingga situs-situs di seluruh negeri, termasuk kota kuno Petra, telah dicabut pada Juni. Wisawatan wajib mengenakan masker dan pengunjung harus mematuhi protokol menjaga jarak.



Simak Video "Menikmati Alam Hingga Spot Instagramable di Kota Kembang"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA