Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 18 Sep 2020 17:07 WIB

TRAVEL NEWS

Bawa 2 Penumpang Positif Corona, Dubai Hentikan Penerbangan Maskapai Ini

Air India Express
Ilustrasi pesawat Air India Express (Foto: Getty Images/typhoonski)
Dubai -

Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menghentikan sementara penerbangan Air India Express selama 15 hari dari 18 September hingga 3 Oktober. Penangguhan penerbangan dari dan menuju Dubai ini dilakukan karena penerbangan Air India kedapatan membawa dua penumpang yang positif Corona.

Dilansir Gulf News dan India Today, Jumat (18/9/2020), semua operasi anak perusahaan berbiaya rendah maskapai nasional India Air India ke Bandara Dubai ditangguhkan mulai Jumat (18/9) dini hari.

Hal ini karena ada dua penumpang yang positif virus Corona terbang dalam penerbangan ke Dubai pada dua kesempatan terpisah. Keduanya tetap boleh terbang meskipun memiliki laporan tes positif COVID-19.

Sesuai aturan pemerintah UEA, setiap penumpang yang bepergian dari India harus membawa sertifikat asli negatif Corona dari tes RT-PCR yang dilakukan 96 jam sebelum perjalanan.

"Anda mengetahui pemberitahuan sebelumnya yang kami berikan kepada Anda melalui surat kami tertanggal 2 September untuk membawa penumpang dengan hasil tes positif virus Corona, yang membahayakan penumpang lain di dalam pesawat dan juga menyebabkan risiko kesehatan yang serius," kata Otoritas Penerbangan Sipil Dubai.

Lebih lanjut, Otoritas Penerbangan Sipil Dubai menambahkan bahwa membawa pasien virus Corona melanggar prosedur yang ditetapkan terkait dengan perjalanan udara ke dan dari bandara Dubai selama pandemi Corona.

"Oleh karena itu, semua pengoperasian Air India Express ke Bandara Dubai untuk sementara ditangguhkan, selama 15 hari, efektif mulai pukul 00:01 pada Jumat 18 September 2020 hingga pukul 23:59 pada 2 Oktober 2020," katanya.

"Selain penangguhan operasi, Anda akan diberitahu lebih lanjut untuk membayar semua pengeluaran yang dikeluarkan oleh otoritas masing-masing untuk layanan medis dan/atau karantina setiap penumpang dan penumpang lain dalam penerbangan dan juga pengeluaran terkait lainnya," tuturnya.

Selanjutnya: Status Dibatalkan

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA