Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Sep 2020 10:03 WIB

TRAVEL NEWS

Nah Lho, Taman Ini Kirim Sampah Kembali ke Pembuangnya

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Sampah di taman nasional thailand akan dikirim ke pembuangnya
Sampah yang akan dikirim ke pembuangnya Foto: Facebook/TOP Varawut
Bangkok -

Taman nasional Khao Yai di Thailand sepertinya sudah cukup muak dengan ulah turis yang membuang sampah sembarangan. Sampah akan dikirim kembali kepada mereka yang membuangnya.

Mengutip BBC, Selasa (22/9/2020) ancaman itu pun disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Thailand Varawut Silpa-archa dalam unggahannya di Facebook. "Ini sampah anda, kami akan mengirim kembali kepada Anda," tulisnya.

Taman Nasional Khao Yai sendiri terletak di arah timur tenggara Bangkok. Taman nasional ini bisa dijangkau dalam perjalanan naik mobil selama 2 jam dari Bangkok.

Varawut menggungah foto yang memperlihatkan sebuah kotak yang dipenuhi dengan sampah seperti botol plastik, kaleng dan bungkus makanan ringan. Kotak itu bertuliskan "Anda melupakan sesuatu di Taman Nasional Khao Yai".

Kotak berisi sampah itu rupanya akan dikirim ke turis yang berasal dari Korea Selatan. Langkah yang cukup ekstrem oleh Varawut ini memperlihatkan niat pemerintah Thailand untuk menegakkan aturan di taman nasionalnya. Dia pun akan mem-black list turis-turis yang merusak properti taman atau suka berisik saat mereka berada di taman.

Pengunjung taman nasional Khao Yai tidak diperkenankan untuk membuang sampah, mabuk di tempat umum, atau membuat kebisingan setelah pukul 22.00 waktu setempat. Ancaman dendanya sangat besar Rp 234 juta atau jika tak mampu bayar denda, mendekam di penjara selama 5 tahun. Membuang sampah sembarangan di taman nasional itu berarti Anda akan membahayakan hewan yang mungkin memakan sampah tersebut. Bagi pengunjung atau turis diwajibkan mengisi alamat rumah saat mereka akan berkunjung ke taman. Ini mempermudah pengelola taman untuk melacak dan mengirim sampah yang mereka buang.

(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA