Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Okt 2020 20:23 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Kedekatan Penyelam dan Gurita di Bawah Laut

Gurita dan manusia
Kisah Kedekatan Penyelam dan Gurita di Bawah Laut (Sea Change Project)
Cape Town -

Jika manusia bersahabat dengan hewan darat seperti kucing atau anjing, itu merupakan hal yang sering kita lihat. Bagaimana dengan gurita di dalam lautan?

Dikutip dari CNN Travel oleh detikcom, Jumat (2/10/2020) sebuah persahabatan yang unik terjalin oleh seorang penyelam bernama Craig Foster dengan gurita nan indah di bawah lautan. Saat itu, dia sedang menyelam di perairan yang sangat dingin, tepatnya di ujung paling selatan Afrika. Dia pun menemukan makhluk pemalu ini.

Terpesona dengan gurita yang bersembunyi di bawah cangkang dan batu, Foster mulai mengikutinya. Pada awalnya, selama berminggu-minggu gurita yang diincar Foster selalu menghindarinya.

Gurita dan manusiaKisah Kedekatan Penyelam dan Gurita di Bawah Laut Foto: (Craig Foster/Sea Change Project)

Terkadang dia bersembunyi, menyamarkan diri hingga melarikan diri. Tapi setelah sampai pada hari ke 26, gurita ini mulai mau mendekati Foster. Lelaki ini mampu mengabadikan momen intim dengan gurita dengan menghabiskan waktu selama dua jam setiap hari selama satu tahun

"Jika Anda mendapatkan kepercayaan dari hewan itu selama beberapa bulan, ia akan benar-benar mengabaikan Anda sampai tingkat tertentu dan melanjutkan kehidupan normalnya, dan memungkinkan Anda untuk masuk ke dalam dunia rahasianya," kata Foster kepada CNN.

Foster melihat kehidupan gurita lebih dekat. Saat mengecoh hiu dengan menumpang di punggungnya, menumbuhkan tentakel baru setelah selamat dari hiu hingga menghilang setelah bertelur.

"Gurita menunjukkan kepada saya banyak perilaku yang sama sekali baru bagi sains, karena hewan ini mempercayai saya," katanya.

Momen yang paling disukai Foster adalah saat gurita membiarkan Foster mengikutinya berburu. Dia merasakan kedekatan yang spesial dengan gurita.

"Di dalam air itu intim, ketika dia memilih untuk membiarkanmu masuk ke dunianya, itu momen yang sangat, sangat spesial, tak hanya diterima tapi kehadiranmu juga terasa alami, seperti kamu berada di ruang itu bersamanya," kata Foster.

Gurita dan manusiaKisah Kedekatan Penyelam dan Gurita di Bawah Laut Foto: (Sea Change Project)

Kedekatan Foster dan guritanya diabadikan dalam film dokumenter berjudul 'My Octopus Teacher'. Bahkan telah menerima delapan nominasi untuk Jackson Wild Media Award dan memenangkan fitur terbaik di Festival Earth Film.

Foster sudah menghabiskan waktu selama 10 tahun untuk menyelam di hutan rumput laut Samudera Atlantik, di lepas pantai barat Afrika Selatan. Suhu airnya bisa mencapai 8 derajat celcius.

Dia bahkan dikenal sebagai 'Tanjung Badai' yang menggambarkan petak lautan tersebut sebagai pantai paling berbahaya di dunia. Saat orang-orang takut pada hiu dan predator laut lainnya, Foster justru mengatakan bahwa ancaman terbesar baginya yaitu terlempar ke batu karena gelombang besar.



Simak Video "Gurita, Sumber Kehidupan Dari Laut Maumere"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA