Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 24 Okt 2020 17:39 WIB

TRAVEL NEWS

Tak Cuma Madura, Ini Daerah yang Punya Kuliner Sate Nikmat

Faidah Umu Sofuroh
detikTravel
sate
Foto: shutterstock
Jakarta -

Setiap daerah di Indonesia memiliki ragam sate yang enak, lezat dan unik. Bisa jadi hanya #DiIndonesiaAja yang memiliki jenis kuliner sate yang beragam dan khas sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Sate merupakan sajian yang berupa potongan daging yang ditusuk dengan tusuk sate lalu dibakar. Disajikan dengan saus kacang, sambal dan kecap. Madura menjadi salah satu daerah yang terkenal dengan kuliner satenya. Saking terkenalnya, di setiap daerah pasti ada yang berjualan sate Madura baik itu yang dijual di restoran maupun pedagang kaki lima.

Melansir greatnessindonesia.com, sate pertama kali muncul di Indonesia pada abad ke-19. Bersamaan dengan datangnya para pedagang dari India, Arab, dan negara Timur Tengah lainnya ke Pulau Jawa.

Pada awalnya, masyarakat Indonesia memasak daging dengan cara direbus. Namun, setelah mereka mengenal kebab dari India yang mana dimasak dengan cara dibakar, barulah masyarakat Indonesia meniru proses tersebut.

Bentuknya yang ditusuk-tusuk, konon juga mengikuti bentuk kebab dari India yang juga disajikan dengan cara ditusuk-tusuk. Dari situlah masyarakat Indonesia mulai mengenal kuliner berupa sate. Kata sate juga diambil dari bahasa Tamil, yaitu 'catai' yang memiliki arti 'daging'.

Meskipun berasal dari negeri orang, tapi sate tetap jadi makanan khas Indonesia yang harus dicoba bagi siapa pun yang datang ke negeri ini. Apalagi, setiap daerah punya sate khasnya masing-masing. Berikut empat daerah yang punya kuliner sate yang nikmat.

Sate Klatak Yogyakarta

satesate klatak/Foto: shutterstock

Yogyakarta nggak hanya punya gudeg sebagai makanan khasnya, tapi ada juga sate klatak yang yang terkenal akan kelezatannya. Sate klatak adalah sate daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda atau besi. Setiap potongan dagingnya lebih besar tiga kali dari sate biasa. Setiap porsi biasanya hanya terdiri dari dua tusuk sate dan disajikan bersama kuah gulai kambing.

Sate Lilit Bali

satesate lilit/ Foto: shutterstock

Jika berkunjung ke Bali, pastikan kamu mencoba hidangan sate lilit khas Pulau Dewata ini. Sate lilit bisa dibuat dari berbagai daging cincang, tergantung dengan selera. Ada yang menggunakan daging babi cincang, ikan, ayam, dan sapi. Daging cincang ini kemudian dicampur dengan kelapa parut, santan kental, perasan lemon, bawang merah, dan lada. Daging cincang yang telah dibumbui tersebut kemudian dililit pada sebilah bambu, tebu, ataupun sereh (serai), kemudian dipanggang di atas arang.

Sate Padang

satesate padang/Foto: shutterstock

Sate padang dikenal sebagai sate yang menggunakan daging sapi dengan bumbu berwarna kuning yang kental. Namun, ternyata sate padang juga memiliki beberapa varian, lho. Beberapa di antaranya yaitu sate derek yang bumbunya berwarna kuning cerah, sate Pariaman dengan ciri bumbu yang kental dengan warna kemerahan dan sate danguang-danguang yang bukan hanya dilengkapi saus kental saja tapi juga dilengkapi parutan kelapa yang membuatnya terasa lebih gurih.

Sate Maranggi Purwakarta

satesate maranggi/Foto: shutterstock

Satu lagi sate enak berasal dari Purwakarta yaitu sate maranggi. Sate maranggi biasanya terbuat dari daging sapi, tapi ada juga yang terbuat dari daging kambing. Saat menyantap sate maranggi, kamu tak perlu lagi menambahkan saus atau bumbu pendamping. Pasalnya, dagingnya sudah dimarinasi sampai meresap dengan bumbu-bumbu seperti ketumbar, jahe, kunyit, lalu lengkuas, dan sedikit cuka.

Itulah 5 sate lezat yang berasal dari 5 daerah berbeda di Indonesia. Kalau mau makan enak, cukup kulineran #DiIndonesiaAja kamu sudah bisa menemui kuliner berjuta rasa, dan jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Nah, dari 5 sate di atas mana nih yang jadi favoritmu?



Simak Video "Jangan Sampai Lewati Kuliner Khas Bali Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA