Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Okt 2020 11:19 WIB

TRAVEL NEWS

Umroh Dibuka 1 November, Berapa Jumlah Jamaah Indonesia yang Berangkat?

Rosmha Widiyani
detikTravel
Kakbah (Fajar Pratama/detikcom)
Foto: Kakbah (Fajar Pratama/detikcom)/Umroh Dibuka 1 November, Berapa Jumlah Jamaah Indonesia yang Berangkat?
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi kembali membuka kesempatan umroh bagi jamaah dari luar negaranya pada Minggu (1/11/2020). Kebijakan diambil setelah umroh ditutup sepenuhnya akibat pandemi COVID-19 sejak 27 Februari lalu.

Indonesia punya kesempatan memberangkatkan jamaah umroh 2020 sesuai keputusan Saudi. Namun tidak semua bisa langsung pergi ke Tanah Suci. Hal ini dikarenakan ada syarat yang harus dipenuhi jamaah umroh, salah satunya usia.

"Ada 26.328 jemaah atau 44% dari yang sudah mendapat nomor registrasi berusia 18-50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi ini," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim.

Dalam rilis diterangkan, jumlah jamaah umroh Indonesia yang sudah mendapat nomer registrasi adalah 59.757 orang. Mereka telah terdaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

Seluruh jamaah terdampak kebijakan Arab Saudi terkait pandemi COVID-19 sehingga gagal berangkat umroh 2020. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.601 orang atau 4 persen berusia kurang dari 18 tahun dan 30.828 orang atau 52 persen berumur lebih dari 50 tahun.

Terkait jumlah jamaah yang berusia 18-50 tahun, sebanyak 21.418 sudah mendapat nomor porsi yang artinya telah melakukan pembayaran. Sebanyak 9.509 orang bahkan sudah lunas, dapat visa, dan punya tiket keberangkatan.

Arfi mengatakan, jamaah umroh 2020 yang gagal berangkat dan memenuhi persyaratan akan diberangkatkan lebih dulu jika Saudi memberi izin. Bagi jamaah yang belum memenuhi syarat keberangkatan umroh 2020 diharap bersabar hingga kondisi lebih baik.

"Bagi jamaah yang sudah mendaftar namun belum memenuhi syarat keberangkatan, dimohon bersabar, menunda keberangkatan, hingga pandemi berakhir," kata Arfi.

Selain usia, syarat lain juga harus dipatuhi jamaah umroh 2020 misal disiplin menerapkan protokol kesehatan. Arfi mengatakan, saat ini sedang menyelesaikan rancangan keputusan menteri tentang aturan umroh di masa pandemi.

Aturan akan terdapat dalam Keputusan Menteri Agama atau KMA Penyelenggaraan Umrah di Masa Pandemi. KMA akan memperhatikan ketentuan yang dibuat pemerintah Saudi dan Indonesia melalui Kemenkes, Kemenkum HAM, Kemenhub, dan Satgas COVID-19.



Simak Video "Pemerintah Lobi Saudi Agar RI Bisa Kirim Jemaah Umroh"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA