Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Nov 2020 22:01 WIB

TRAVEL NEWS

Pengusaha Hotel dan Restoran Mau Dapat Dana Hibah dari Pemkab Badung? Cek Ini

Inkana Putri
detikTravel
Pemkab Badung
Foto: Pemkab Badung
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Badung memastikan sejumlah syarat ketat yang harus dipenuhi para pelaku usaha hotel dan restoran di wilayah Badung guna bisa memperoleh bantuan dana hibah pariwisata dari pemerintah pusat.

Hal ini sesuai Surat Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor KM/704/PL.07.02/M-K/2020 tentang Petunjuk Teknis Hibah Pariwisata Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional 2020

"Setidaknya ada empat syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap pelaku usaha hotel dan restoran untuk bisa memperoleh bantuan tersebut," ujar Pjs. Bupati Badung Ketut Lihadnyana dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).

Lihadnyana menjelaskan keempat syarat mutlak tersebut adalah hotel dan restoran sesuai dengan database wajib pajak tahun 2019, hotel dan restoran masih beroperasi, mengantongi tanda daftar izin usaha yang masih berlaku dan memenuhi kewajiban membayar pajak pada 2019 disertai dengan bukti.

Lebih lanjut ia menyampaikan ketentuan tambahan tersebut ditujukan untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, yakni pelaku usaha hotel dan restoran kembali beroperasi hanya karena ingin memperoleh bantuan dana hibah dari pemerintah.

"Khusus untuk syarat pertama yaitu hotel masih beroperasi, ada ketentuan tambahan yang harus dipenuhi yaitu sudah beroperasi sejak Agustus," katanya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyebut berbagai persyaratan tersebut disusun agar bantuan hibah pariwisata tersebut tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Oleh karena itu, pihaknya meminta pelaku usaha untuk ikhlas apabila tidak lolos pendataan atau verifikasi untuk memperoleh bantuan dari pemerintah pusat.

Terkait hal ini, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa menyatakan Kabupaten Badung akan memperoleh total bantuan hibah pariwisata sebesar Rp 948 miliar. 70% atau senilai Rp 663 miliar digelontorkan kepada pengusaha hotel dan restoran selaku penerima dana hibah pariwisata di Kabupaten Badung.

"Dari Rp 948 milyar, hanya 70 persennya yang akan diberikan kepada pengusaha hotel dan restoran. Sedangkan sisanya dikelola oleh pemerintah daerah," katanya.

Ia juga menambahkan bantuan tersebut akan dicairkan dalam dua tahap dan disalurkan tepat waktu, yaitu mulai November untuk tahap pertama dan Desember untuk tahap kedua.

Adapun nilai bantuan yang nantinya diterima oleh setiap pelaku usaha akan berbeda-beda sesuai dengan perhitungan pajak yang selama ini disetorkan.

"Bantuan dari pemerintah tersebut akan membantu pelaku usaha hotel dan restoran untuk bertahan dan melewati masa-masa sulit selama pandemi COVID-19 akibat menurunnya jumlah wisatawan yang datang. Tentunya, bantuan dana hibah ini hanya akan digunakan untuk kepentingan operasional hotel dan restoran. Setiap penerima bantuan pun harus bertanggung jawab dalam penggunaannya dan siap menyerahkan laporan penggunaan dana," pungkasnya.

(mul/ega)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA