Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 08 Nov 2020 14:21 WIB

TRAVEL NEWS

Duh! Masjid Abad ke-18 di Armenia Jadi Kandang Babi

Bonauli
detikTravel
close up of a pigs face on a truck, behind bars
Ilustrasi babi (Getty Images/iStockphoto/pidjoe)
Ankara -

Sebuah video dari a mendadak viral. Video tersebut berisi penampakan babi di kawasan masjid abad ke-18.

Dilansir dari berbagai sumber, seorang pejabat senior Azerbaijan membagikan video masjid abad ke-18 yang dirusak oleh penduduk Armenia. Masjid tersebut berada di wilayah Gubadli dan dibebaskan oleh tentara Azerbaijan pada Oktober lalu.

"Masjid Abad ke-18 di Desa Mamar Azerbaijan yang berhasil dibebaskan dari pasukan Armenia hancur total ... diubah menjadi kandang babi oleh Armenia sebagai penghinaan pada masa pendudukan desa Mamar di wilayah Gubadly," kata Hikmet Hajiyev, penasihat presiden Azerbaijan, di Twitter.

Geram, Hajiyev meminta UNESCO, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Dunia Islam (ICESCO) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil tindakan terhadap Armenia. Hajiyev juga mengutuk tindakan biadab ini.

Kejadian ini bukan yang pertama kali di Armenia. Sebelumnya sebuah masjid bersejarah di Zangilan juga viral karena dijadikan kandang babi oleh penduduk setempat. Padahal masjid tersebut baru dibebaskan oleh tentara Azerbaijan.

Hal ini dikaitkan dengan ketegangan yang terjadi sejak militer Armenia menduduki wilayah Karabakh Atas. Hubungan dua negara bekas Uni Soviet ini sudah tegang sejak 1991.

Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua dari Majelis Umum PBB, serta organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan Armenia dari wilayah pendudukan.

Secara total, sekitar 20 persen wilayah Azerbaijan-termasuk Nagorno-Karabakh dan tujuh wilayah yang berdekatan, berada di bawah pendudukan Armenia secara ilegal selama hampir tiga dekade.

Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) Minsk Group diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan AS. Organisasi ini dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil.

Gencatan senjata, bagaimanapun, disetujui pada tahun 1994. Sejak bentrokan meletus pada 27 September, Armenia berulang kali menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar dua gencatan senjata kemanusiaan dalam dua pekan terakhir.

Kekuatan dunia, termasuk Rusia, Prancis, dan AS, menyerukan gencatan senjata yang baru dan bertahan lama.

Alih-alih berdamai, ada penduduk Armenia yang memanas-manasi Azerbaijan dengan menghancurkan masjid yang sudah dibebaskan dan menjadikannya kandang babi.



Simak Video "PM Armenia Pecat Panglima Militer Diduga Karena Takut Dikudeta"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA