Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 12 Nov 2020 12:46 WIB

TRAVEL NEWS

Kunjungan Menurun Drastis, Semarang Benahi Sarana Prasarana Kawasan Wisata

Akbar Hari Mukti
detikTravel
Desa Wisata Kandri, Semarang
Desa Wisata Kandri, Semarang (Angling Adhitya Purbaya/detikTravel)
Semarang -

Tingkat kunjungan wisatawan di tempat wisata Semarang menurun drastis selama pandemi COVID-19. Pembenahan sarana prasarana disiapkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

"Tingkat kunjungan menurun drastis. Kami mengupayakan pembenahan sarpras (sarana prasarana) untuk mengangkat pariwisata di Kabupaten Semarang," jelas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, ditemui di kantornya, Ungaran Timur, Kamis (12/11/2020).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi PramuningsihKepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih Foto: (Akbar Hari Mukti/detikcom)

Dewi mengatakan, sebenarnya pada libur panjang akhir Oktober kemarin jumlah kunjungan wisatawan di 10 tempat pariwisata di Kabupaten Semarang sebanyak 40.219 orang. Namun secara umum tingkat kunjungan pariwisata turun 42 persen.

"Sampai bulan November ini baru mencapai angka target 58%," jelasnya.

Untuk membenahi sarana prasarana tempat wisata di Kabupaten Semarang, Dewi mengatakan Dinas Pariwisata menambah anggaran sebesar Rp10 miliar di APBD 2021.

"Anggaran itu nanti dititikberatkan ke pembenahan sarana prasarana selain promosi daya tarik wisata di Kabupaten Semarang," ungkap Dewi.

Bupati Semarang, Mundjirin, mengatakan pembenahan sarana prasarana tempat wisata di Kabupaten Semarang diperlukan untuk mendongkrak jumlah wisatawan. Menurutnya di pasca pandemi COVID-19, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata mengalami penurunan.

"Tahun lalu PAD dari sektor pariwisata mencapai Rp5,7 miliar. Tahun ini dari penghitungan awal anjlok, semoga tak kurang dari Rp 5 miliar," imbuh Mundjirin.

Ada pula Festival Gedongsongo yang diselenggarakan untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Semarang. Menurut Bupati Semarang, Mundjirin, festival juga mempromosikan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Semarang. Ada 75 UMKM yang bergabung di dalam kegiatan ini.



Simak Video "Langgar Aturan, Ratusan APK Bajo dan Gibran-Teguh Dicopot!"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA