Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 17 Nov 2020 11:18 WIB

TRAVEL NEWS

Wanita Muslim Diminta Tinggalkan Pesawat Gegara Penumpang Ada yang Komplain

Femi Diah
detikTravel
American Airlines berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 25 ribu karyawannya. Kebijakan ini dilakukan akibat anjloknya permintaan perjalanan karena Corona.
Foto: AP Photo, getty images

Amani Al Khatatbeh sendiri dikenal sebagai sosok pendiri situs MuslimGirl.com, sebuah situs beraudiens global yang berisi konten di antaranya tentang bagaimana rasanya menjadi satu-satunya perempuan berhijab di kelas kickboxing, menawarkan tips kecantikan dan cerita tentang remaja yang memerangi Islamofobia.

Seperti halnya orang Islam lain di Amerika, dia juga terimbas efek dari insiden 2 pesawat menabrak menara World Trade Center dalam peristiwa 9/11. Setelah insiden tersebut dia mengalami intimidasi. Orang-orang melemparkan telur ke rumahnya dan mencabik-cabik ban mobil ibunya. Keluarganya menghadapi serangan. Untuk sementara waktu, ayahnya memindahkan mereka ke Yordania.

Ketika kembali ke Amerika Serikat, dia mulai mengenakan jilbab untuk menantang gelombang antimuslim yang meningkat. "Saya kehilangan banyak teman, orang-orang mulai memperlakukan saya berbeda,'' katanya. Tapi dia juga menjadi duta atas keimanannya. Para siswa, bahkan guru, menghentikannya di sekolah dan bertanya tentang Alquran dan Islam.

"Saya harus belajar sebanyak mungkin tentang agama saya, seluk-beluknya, apa yang dimaksud dengan Islamofobia, sehingga saya bisa mengerti bagaimana cara meresponsnya,'' paparnya lebih lanjut.

Akhirnya, ia menyimpulkan bahwa jika orang-orang di sekitarnya memiliki sejumlah pertanyaan tentang agamanya, begitu pula banyak orang lain.

Dia mulai berkreasi dengan blognya pada usia 17 tahun dengan bantuan dari teman-teman di masjid lokal di daerahnya. Sebagian besar pekerjaan yang dilakukan untuk blognya ini masih digerakkan secara akar rumput.

Adik laki-lakinya, Ameer, seorang mahasiswa jurnalisme di Universitas Rutgers, membantu di bidang komunikasi situs web itu. Meskipun situs web tersebut membayar sekelompok editor, sebagian besar artikel ditulis oleh relawan perempuan muslim.

"Saya sangat bangga akan hal itu, karena satu hal yang dilakukan MuslimGirl.com adalah kita menarik perhatian kaum muda. Mereka ingin masuk, dan mereka mau untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam dengan cara kami membawakannya di sana. Kami selalu mengatakan bahwa bahasa kami adalah bahasa milenial,'' ujar Amani Al Khatatbeh.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA