Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 18 Nov 2020 11:30 WIB

TRAVEL NEWS

Budaya Batak Jadi Daya Tarik Danau Toba untuk Turis

Wisata edukasi tematik nusantara Danau Toba
Wisata Edukasi Tematik Nusantara di Danau Toba (Tasya/detikcom)
Jakarta -

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang patut dibanggakan. Turis pun tertarik untuk mengetahui lebih dalam budaya di negara kita.

"Indonesia itu kurang lebih memiliki sekitar 714 suku budaya, banyak ya. Bahasanya lebih dari 1.000 bahasa," kata Tour Guide sekaligus pengurus Himpunan Pariwisata Indonesia dalam Wisata Edukasi Tematik Nusantara di Danau Toba.

Suatu suku, dikatakan tua kalau dia sudah memenuhi tiga kriteria, yaitu dia punya bahasa, tulisan dan hukum adat istiadat sendiri. Suku Batak memiliki ketiganya, jadi wajar saja jika budaya yang dimiliki membuat turis asing tertarik.

"Suku Batak ini merupakan salah satu kebudayaan atau merupakan salah satu suku tertua yang ada di Indonesia," kata Juliana.

Kaldera Toba di Sumatra Utara pun telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark. Tentunya ini akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang datang ke Sumatra Utara

"Sebelum UNESCO diresmikan, tujuan wisatawan mancanegara itu Samosir. Nah, sekarang UNESCO sudah diresmikan, kemungkinan besar seluruh geosite pasti dilirik tamu domestik dan internasional," kata Juliana.

Menurut Juliana yang sudah menjadi tour guide sejak tahun 2012, wisatawan mancanegara lebih tertarik dengan budaya yang ada di Toba. Sedangkan wisatawan nusantara justru lebih fokus kepada pemandangan alam yang ada.

"Kalau wisatawan mancanegara biasanya budaya, kalau wisnus biasanya lebih ke alam yg bisa foto," kata Juliana.

Danau Toba memiliki berbagai destinasi yang memiliki kearifan lokal seperti di Huta Tinggi di mana wisatawan bisa mempelajari kepercayaan Batak kuno atau ke Desa Lumban Suhi Suhi dimana ulos dibuat.

"Biasanya kalau wisatawan manca lebih tertarik kalau kita bawa mereka ke tempat-tempat yg ada kearifan lokalnya, contoh, kita bawa mereka ke tempat tenun ulos, kita bawa mereka lihat bajak sawah pake kerbau, dan lain-lain," kata Juliana.

Wisatawan mancanegara saja sangat tertarik dengan budaya yang ada di Indonesia. Kita patutlah bangga dan meningkatkan rasa ingin tahu kita terhadap kearifan lokal yang ada di Indonesia. Yuk cintai budaya Indonesia!

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA