Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Nov 2020 12:36 WIB

TRAVEL NEWS

Pengalaman Terbang Jakarta-Labuan Bajo Saat New Normal

Putu Intan
detikTravel
Garuda Indonesia Jakarta-Labuan Bajo
(Putu Intan/detikcom) Garuda Indonesia Jakarta-Labuan Bajo
Jakarta -

Terbang ke Labuan Bajo terasa berbeda di era new normal. Berbagai protokol kesehatan diterapkan agar penumpang terhindar dari Corona.

Hari ini, Jumat (27/11/2020) detikTravel berkesempatan untuk terbang dari Jakarta menuju Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kementerian Pariwiasata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Hari masih pagi namun hiruk pikuk Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta begitu terasa. Ratusan orang tampak memadati area tersebut, baik untuk validasi rapid test, check-in, atau sekadar duduk-duduk di ruang tunggu.

Sebelum pesawat bertolak dari Jakarta pada pukul 09.00 WIB, terdapat serangkaian prosedur yang harus diikuti penumpang. Pertama adalah setiap penumpang wajib menunjukkan bukti bebas Corona melalui hasil rapid test atau swab test.

Validasi hasil tes tersebut dilakukan di counter khusus di mana di sana petugas akan memeriksa KTP dan menandai hasil tes penumpang.

Garuda Indonesia Jakarta-Labuan BajoGaruda Indonesia Jakarta-Labuan Bajo Foto: (Putu Intan/detikcom)

Dari pengamatan detikTravel, proses validasi ini berlangsung tertib dengan menerapkan jaga jarak. Namun karena prosesnya cukup memakan waktu, sebaiknya traveler datang 3 jam lebih awal sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari antrean panjang.

Jika sudah beres, penumpang dapat check-in di counter maskapai masing-masing atau melalui layanan check-in mandiri yang disediakan di Terminal 3. Saat proses ini, jaga jarak juga tetap dilakukan.

Memasuki area pesawat, Garuda Indonesia juga menerapkan protokol kesehatan. Pertama adalah soal jaga jarak di mana kursi tengah pesawat ini dikosongkan.

Kursi yang dikosongkan ini ditandai dengan kain warna oranye sedangkan yang dapat diduduki adalah kursi yang berkain toska.

Selama berada di dalam pesawat setiap penumpang juga diwajibkan untuk memakai masker. Begitupun dengan awak kabin dan pilot.

Garuda Indonesia Jakarta-Labuan BajoGaruda Indonesia Jakarta-Labuan Bajo Foto: (Putu Intan/detikcom)

Untuk pramugari, mereka juga menggunakan atribut tambahan yakni sarung tangan. Gunanya untuk menjaga higienitas ketika melayani penumpang.

Pesawat Garuda Indonesia juga menerapkan sistem HEPA (High Efficiency Particulate Air) yaitu jenis filter udara mekanis yang bekerja dengan menyaring debu, kuman, bakteri dan lainnya yang terdapat dalam udara.

Selain itu, pesawat Garuda Indonesia juga disemprot disinfektan secara berkala guna mencegah penyebaran virus Corona.

Dengan sejumlah protokol kesehatan itu, diharapkan penumpang lebih merasa aman dan nyaman ketika terbang dengan Garuda Indonesia.

Perjalanan Jakarta menuju Labuan Bajo ditempuh dalam waktu 2 jam 25 menit. Namun pada perjalanan kali ini detikTravel melakukan transit terlebih dahulu di Surabaya selama 4 jam baru kemudian menuju ke Labuan Bajo.

Sesampainya di Labuan Bajo, detikTravel akan menjelajahi berbagai tempat wisata yang juga menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan)
sesuai aturan pemerintah.

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA