Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 03 Des 2020 19:22 WIB

TRAVEL NEWS

Ingin Kerja di Inggris? Ini Sistem Imigrasi Baru yang Pakai Basis Poin

Rebuilding, renovating, repairing, restoring the Houses of Parliament and Elizabeth Tower in London.
Inggris memperbarui sistem imigrasi yang berlaku 1 Desember 2020 Foto: iStock
London -

Inggris mulai 1 Desember 2020 menerapkan sistem imigrasi berbasis poin. Sebuah sistem atau aplikasi untuk visa pekerja terampil yang diterapkan setelah Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa (Brexit).

Inggris berharap dengan sistem imigrasi yang baru bisa menarik orang yang memiliki talenta terbaik dan tingkat kecerdasan yang tinggi dari seluruh dunia untuk bekerja di Inggris mulai 1 Januari 2021.

Pada sistem imigrasi berbasis poin, poin akan diberikan untuk tawaran pekerjaan pada tingkat keahlian yang sesuai, serta kemampuan berbahasa Inggris dengan gaji minimum. Visa pekerja terampil akan diberikan kepada mereka yang mendapatkan poin yang cukup.

Aturan imigrasi yang baru akan memastikan para pengusaha dapat merekrut orang-orang yang berkualifikasi tinggi dari seluruh dunia untuk mendorong kemajuan ekonomi dan menjaga Inggris tetap berada di garis terdepan dalam hal inovasi.

Hal ini akan turut mendorong para pengusaha untuk fokus pada pelatihan dan investasi untuk tenaga kerja Inggris, mendorong produktivitas dan meningkatkan peluang bagi individu, terutama mereka yang terkena dampak virus corona.

"Pemerintah berjanji untuk mengakhiri pergerakan bebas, untuk mengambil kendali atas perbatasan kami kembali dan untuk memperkenalkan sistem imigrasi berbasis poin yang baru. Hari ini, kami telah memenuhi janji itu. Sistem yang sederhana, efektif, dan fleksibel ini akan memastikan pemberi kerja dapat merekrut pekerja terampil yang mereka butuhkan, sekaligus mendorong pemberi kerja untuk melatih dan berinvestasi pada tenaga kerja Inggris. Kami juga membuka rute bagi mereka yang memiliki bakat luar biasa atau menunjukkan kapabilitas luar biasa di bidang teknik, sains, teknologi, atau budaya," jelas Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel dalam sebuah pernyataan yang diterima, Kamis (3/12/2020).

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan sistem ini mengirimkan pesan ke seluruh dunia bahwa Inggris terbuka untuk bisnis.

"Kami ingin talenta terbaik dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk berkontribusi pada ekonomi dan masyarakat kami, serta membantu memajukan Inggris, terlepas dari negara mana mereka berasal. Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, kami akan memiliki wewenang untuk memutuskan siapa yang dapat memasuki Inggris. Pendekatan baru ini juga akan memainkan peran penting dalam pemulihan ekonomi kami dengan mendorong fokus dan investasi pada populasi penduduk Inggris untuk membantu menciptakan ekonomi dengan upah yang tinggi, keterampilan yang tinggi, dan produktivitas yang tinggi. Inggris terbuka untuk semua orang, dan kami berharap dapat menyambut pekerja Indonesia berketerampilan tinggi di Inggris, sehingga mereka dapat memperoleh pengalaman kerja berkelas dunia dan memperluas cakrawala bisnis mereka untuk masa depan yang lebih baik," paparnya.

Selanjutnya Gaji dan Biaya pendaftaran visa Inggris

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ini Tampang WNA Asal Iran Pembakar Ruang Imigrasi Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA