Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 05 Des 2020 16:40 WIB

TRAVEL NEWS

Pengusaha China Beli Pulau di Aussie, Warga Lokal Mau Membalas

Putu Intan
detikTravel
Bendera Australia (AFP Photo)
Foto: Bendera Australia (AFP Photo)

Tak cuma berimbas pada warga lokal yang kesulitan mengakses wilayah pantai, Willis juga mengatakan, kehadiran China Bloom juga berimbas pada operator Airbnb di sana. Mereka terpaksa membatalkan pemesanan termasuk bagi turis internasional yang seminggu lagi tiba di sana karena China Bloom memutuskan meniadakan akomodasi untuk sewa jangka pendek.

Selain itu, warga lokal yang telah menerbangkan pesawatnya dari Mackay ke Pulau Keswick lebih dari 1000 kali juga diberi waktu 12 jam untuk berkemas dari landasan pacu pulau itu.

Dengan ditutupnya landasan udara berarti perjalanan antar pulau hanya dapat dilakukan dengan perahu. Tetapi dermaga yang awalnya dipegang penyewa juga sudah ditutup dan tidak diganti.

Akibatnya, penduduk setempat harus menempuh jalanan kecil yang baru dibangun dan berbahaya.

"Ini perjuangan. Kami telah mencoba bergabung dengan China Bloom. Kami telah diberi jaminan oleh Pemerintah Queensland bahwa kekhawatiran kami telah ditanggapi, tetapi kami merasa kami tidak didengarkan," kata Willis.

Yang lebih menyakitkan, taman nasional yang ada di sana juga sudah ditutup. Padahal tempat itu menjadi habitat bagi penyu untuk bertelur. Itu terjadi setelah garis pantai pulau itu digali selama musim bertelur penyu pada tahun 2019.

Pemerintah Queensland membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyelidiki hal tersebut. Sayangnya, meskipun ada foto kerusakan lingkungan pada habitat penyu, pemerintah tidak menemukan bukti adanya kesalahan.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA