Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Des 2020 07:07 WIB

TRAVEL NEWS

Acropolis yang Makin Ramah Difabel

Putu Intan
detikTravel
Acropolis yang Makin Ramah Difabel
Fasilitas ramah difabel di Acropolis. (Foto: Louisa Gouliamaki/AP)
Athena -

Kaum difabel kini menikmati keindahan Acropolis dengan lebih nyaman. Bangunan bersejarah di Yunani itu dilengkapi fasilitas ramah difabel.

Dilansir dari Travel and Leisure, Selasa (8/12/2020) Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis meresmikan fasilitas baru yang dirancang agar pengguna kursi roda dan penyandang disabilitas lainnya dapat berjalan-jalan di Acropolis.

Peresmian itu dilakukan pada 3 Desember 2020 bertepatan dengan Hari Penyandang Disabilitas Internasional.

Fasilitas yang dapat dinikmati termasuk lift di sisi utara bukit dan jalur baru yang menggantikan jalur beton yang sebelumnya telah terkikis.

Mitsotakis mengatakan bahwa proyek itu didanai oleh pihak swasta yakni Onassis Foundation. Ia juga menjelaskan bahwa kini Acropolis dapat diakses semua orang tanpa kesulitan terhubung dengan rute klasik ke Bukit Acropolis.

Acropolis yang Makin Ramah DifabelLift di Acropolis. Foto: Louisa Gouliamaki/AP

Namun di balik pembangunan itu, kritikus proyek mengatakan bahwa jaringan sepanjang 500 meter dengan lebar 13 kaki itu telah menggunakan beton secara berlebihan.

Sementara itu, Kementerian Kebudayaan menyatakan bahwa jaringan sebelumnya yang berasal dari tahun 1960-an menggunakan beton yang lebih berat dan sangat aus sehingga membahayakan pengunjung. Mitsotakis juga menyayangkan jika pembangunan ini disangkutpautkan dengan politik.

"Saya sedih menyadari bahwa selama beberapa bulan terakhir ada retorika oposisi yang murahan, bahkan tentang proyek ini," kata Mitsotakis.

"Ini adalah proyek untuk seluruh dunia dan dalam keadaan normal harus menyatukan kita semua," ujarnya.

Acropolis merupakan benteng kuno yang juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Saat ini bangunan itu ditutup untuk pencegah penyebaran COVID-19. Situs itu diperkirakan akan kembali dibuka setelah lockdown dicabut pada 14 Desember 2020.



Simak Video "Menaker Beberkan Penyebab 247.000 Penyandang Disabilitas Menganggur"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA