Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 08 Des 2020 15:13 WIB

TRAVEL NEWS

AirSial, Jadi Nama Maskapai Baru Pakistan, Nggak Takut Sial?

AirSial
Maskapai baru Pakistan AirSial (Foto: AirSial)
Lahore -

Kata orang, apalah arti sebuah nama. Dalam Bahasa Indonesia, sial berarti nasib buruk namun kata ini digunakan oleh maskapai asal Pakistan, AirSial.

Kabar ini benar adanya. Mengutip pemberitaan APP dan Gulfnews, Selasa (8/12/2020), Perdana Menteri Pakistan Imran Khan akan meluncurkan maskapai AirSial pada 9 Desember, esok hari.

PM Imran Khan akan meluncurkan maskapai yang baru didirikan. AirSial akan resmi mengudara pada 9 Desember 2020 dibarengi upacara khusus yang akan berlangsung di Bandara Internasional Sialkot.

Kepala Bandara Internasional Sialkot, Mian Naeem Javaid, mengungkapkan hal itu pada Selasa lalu saat berpidato dalam sebuah pertemuan. Dia mengatakan eksportir Sialkot telah mendirikan maskapai swasta mereka sendiri atas dasar dana swadaya.

Presiden AirSial Fazal Jillani, Wakil Qaisar Iqbal Baryar, Chief Executive Officer (CEO) SIAL Babar Iqbal dan Wakil Muhammad Afzal Shaheen juga menghadiri pertemuan tersebut. AirSial merupakan maskapai swasta ketiga di Pakistan dan akan memulai operasinya.

Kota Sialkot di Pakistan merupakan pusat industri. Kota ini terkenal sebagai penghasil perlengkapan sepak bola dan olahraga terbaik di dunia.

AirSial akan menambah gengsi bagi kota itu. AirSial adalah maskapai yang diluncurkan oleh komunitas bisnis Sialkot.

Sebanyak tiga pesawat Airbus A320 telah disewa oleh AirSial. Maskapai startup Pakistan AirSial minggu ini menerima pesawat keduanya di Bandara Sialkot.

Operasi awal maskapai ini akan bergantung pada tiga Airbus A320-200, yang disewa maskapai dari AerCap. Diketahui bahwa raksasa penyewaan pesawat ini berbasis di Dublin.

AirSialPesawat Airbus A320-200 milik AirSial (Foto: AirSial)

Di masa awal, maskapai AirSial hanya akan mulai beroperasi dengan penerbangan reguler antara Karachi, Islamabad, Lahore, Sialkot dan Peshawar.

Di masa mendatang, maskapai ini berharap dapat memulai penerbangan internasional dalam dua tahun dengan Timur Tengah sebagai wilayah pertama dan UEA sebagai pilihan paling disukai, kata para ahli penerbangan.

Selanjutnya, banyak maskapai swasta Pakistan berguguran karena tak memenuhi syarat

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA