SMART BANNER
CLOSE AD
MEGA BILLBOARD
320x480

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

LIVE TV
Jumat, 11 Des 2020 21:04 WIB

Negara Anggota ASEAN yang Memiliki Pendapatan Perkapita Tertinggi

Lusiana Mustinda - detikTravel
Wisata Singapura Singapura dan Brunei Darussalam menduduki posisi teratas dengan pendapatan perkapita tertinggi di negara ASEAN (Foto STB)
Jakarta -

Beberapa negara anggota ASEAN memiliki pendapatan perkapita tertinggi. Pendapatan per kapita biasanya dinilai berdasarkan paritas daya beli. Paritas daya beli ini digunakan untuk menentukan produktivitas ekonomi dan standar hidup di antara negara-negara di dunia dalam waktu tertentu.

Pendapatan per kapita didefinisikan sebagai pendapatan rata-rata semua penduduk dalam suatu negara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk.


Adapun kelompok pendapatan perkapita:

Tinggi rendahnya pendapatan per kapita suatu negara dibuat dalam empat kategori oleh Bank Dunia.

Kelompok berpendapatan rendah
Kelompok negara berpendapatan rendah memiliki PNB (pendapatan nasional bruto) sekitar USD 675 atau kurang.

Kelompok berpendapatan menengah bawah
Kelompok negara yang mempunyai PNB per kapita sekitar USD 2.696 sampai USD 8.335.

Kelompok berpendapatan menengah tinggi
Negara-negara yang memiliki PNB per kapita sebesar USD 2.696 hingga USD 8.335.

Kelompok berpendapatan tinggi
Kelompok negara dengan PNB sekitar USD 8.335 atau lebih.

Dikutip dalam World Bank, ini pendapatan perkapita tertinggi negara-negara ASEAN pada tahun 2019:

1. Singapura (USD 59.590)
2. Brunei Darussalam (USD 32.230)
3. Malaysia (USD 11.200)
4. Thailand (USD 7.260)
5. Indonesia (USD 4.050)
6. Filipina (USD 3.850)
7. Laos (USD 2.570)
8. Vietnam (USD 2.540)
9. Timor Leste (USD 1.890)
10. Kamboja (USD 1.480)
11. Myanmar (USD 1.390)

Singapura dan Brunei Darussalam menduduki posisi teratas dengan pendapatan perkapita tertinggi di negara ASEAN pada tahun 2019. Sedangkan tingkatan pendapatan perkapita terendah adalah Kamboja dan Myanmar.

Rendahnya pendapatan perkapita bisa dipengaruhi oleh tingkat pendidikan masyarakat yang rendah sehingga pengetahuan yang didapatkan sedikit. Selain itu keterampilan dan keahlian rendah sehingga kurangnya tenaga ahli hingga kemalasan dan ketidakdisiplinan seseorang.





Simak Video "Jokowi Pakai Pepatah Jawa Beri Pesan di Pertemuan Menlu ASEAN"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)

Berita Terkait

Tambah Armada, Garuda Datangkan 2 Pesawat Boeing 737-800

Panda Ternyata Pemilih Banget, Merawatnya Tak Mudah dan Biaya Mahal

Panda Sangat Introvert dan Hanya Mau Kawin Dua Hari Dalam Setahun

Cai Tao dan Hu Chun, Sang 'Diplomat Berbulu' dari China

Taman Safari Bayar Miliaran ke China untuk Rawat Panda

Panda Taman Safari Ultah Weekend Ini! Mau Lihat Perayaannya?

10 Negara Paling Religius di Dunia, Peringkat 1 Bukan Indonesia

Penumpang Kapal Pesiar Jatuh ke Laut, Dipastikan Tewas

Baca Juga
detikFinance
ASEAN Punya Potensi Ekonomi Besar, RI Bisa Apa?

ASEAN Punya Potensi Ekonomi Besar, RI Bisa Apa?

Sabtu, 05 Agu 2023 16:33 WIB
detikProperti
Viral Penghuni Rusun Jemur Pakaian Dalam di Bendera Singapura, Begini Faktanya

Viral Penghuni Rusun Jemur Pakaian Dalam di Bendera Singapura, Begini Faktanya

Sabtu, 05 Agu 2023 10:11 WIB
detikEdu
Kenapa Singapura Lebih Fokus di Perdagangan dan Industri? Ini Penjelasannya

Kenapa Singapura Lebih Fokus di Perdagangan dan Industri? Ini Penjelasannya

Jumat, 04 Agu 2023 21:45 WIB
detikFinance
Terkuak! Ini Biang Kerok RI Kalah dari Vietnam soal Ekspor Sepatu ke Eropa

Terkuak! Ini Biang Kerok RI Kalah dari Vietnam soal Ekspor Sepatu ke Eropa

Jumat, 04 Agu 2023 20:58 WIB
detikNews
BKSAP DPR Dorong ASEAN Parlemen demi Kawal Demokratisasi Myanmar

BKSAP DPR Dorong ASEAN Parlemen demi Kawal Demokratisasi Myanmar

Jumat, 04 Agu 2023 20:02 WIB
detikNews
Sidang AIPA Ke-44 Siap Digelar, Puan: Ciptakan ASEAN Stabil & Sejahtera

Sidang AIPA Ke-44 Siap Digelar, Puan: Ciptakan ASEAN Stabil & Sejahtera

Jumat, 04 Agu 2023 18:14 WIB
detikFinance
Sekjen ASEAN Gelar Dialog dengan FJCCIA
Foto Bisnis

Sekjen ASEAN Gelar Dialog dengan FJCCIA

Rabu, 02 Agu 2023 13:22 WIB
detikFinance
Upaya Mendorong Arsitek se-ASEAN untuk Saling Berkolaborasi
Foto Bisnis

Upaya Mendorong Arsitek se-ASEAN untuk Saling Berkolaborasi

Kamis, 27 Jul 2023 19:18 WIB