Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 23 Des 2020 08:41 WIB

TRAVEL NEWS

Kilas Balik Rencana Sandiaga Uno soal Wisata Saat Kampanye Pilkada DKI-Pilpres

Tempat Jogging Sandiaga Uno
Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Instagram/sandiuno)

Pilpres 2019

1. Kritik mahalnya wisata ke Raja Ampat

Indonesia punya destinasi luar biasa. Tapi ongkos liburan ke pelosok Indonesia bisa lebih mahal dari ke negara tetangga. Mestinya tidak boleh begitu.

Masalahnya para traveler juga tahu kalau liburan ke Singapura lebih murah dari pada liburan ke Raja Ampat. Hal ini menurut Sandiaga justru menunjukan ada yang salah.

"Kalau liburan ke Raja Ampat mahal daripada ke luar negeri, ada yang salah. Artinya belum ada insentif yang tepat dibanding ke luar negeri," kata dia.

Dia mencontohnya dirinya pernah mengurus perjalanan perusahaan ke Danau Toba. Operator travel yang mengurus mereka malah bilang dengan harga yang sama, pihak Sandiaga bisa liburan ke Bangkok.

Insentif itu menurut Sandiaga Uno bisa jadi solusi supaya liburan ke polosok Indonesia yang eksotis bisa lebih murah. Dengan demikian, orang Indonesia tidak melulu pergi ke luar negeri.

2. Bangun Pariwisata Harus Ada Orkestranya

Potensi pariwisata Indonesia memang luar biasa. Tapi itu bukan tugas Kemenpar sendirian. Semua pihak harus terlibat karena bisa menyejahterakan masyarakat.

Demikian pendapat bakal Cawapres Sandiaga Uno dalam perbincangan dengan detikTravel di kantor detikcom, Jakarta. Selasa (21/8/2018). Sandiaga melihat pariwisata semestinya jadi prioritas utama pemerintah.

"Jangan cuma Menpar Arief Yahya yang dibebani. Kita bikin clusternya. Membangun pariwisata harus ada orkestranya, harus ada insentifnya," kata Sandiaga.

Jika ada hambatan dalam pariwisata, mesti dilihat apa masalahnya. Jika infrastruktur tidak siap untuk menyambungkan koneksi dengan hub utama, maka hal itu juga mesti melibatkan sinergi dengan institusi pemerintahan lain.

"Kalau pariwisata saya rasa harus ada program khusus untuk pastikan ini jadi prioritas utama," dia menjelaskan.

3. Wisata Indonesia Belum Dikembangkan Maksimal

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bicara tentang pariwisata Indonesia. Menurutnya, banyak potensi wisata di Indonesia belum dikembangkan secara maksimal.

Hal itu dipaparkan Sandiaga Uno lewat Instagram pribadinya, @sandiuno seperti dilihat detikTravel, Kamis (7/2/2019). Baru-baru ini dia berkunjung ke Telaga Sarangan di Magetan, Jatim dan mengagumi keindahannya.

Terdapat postingan foto dan video tentang Telaga Sarangan di Instagram Sandiaga Uno. Menariknya, dua caption pada postingan tersebut, Sandi juga menyinggung soal pariwisata Indonesia.

"Saya dan Pak @prabowo yakin masih banyak potensi wisata di Indonesia yang belum dikembangkan secara maksimal," tulis Sandi.

Sandi juga mengutarakan, dirinya dan Prabowo akan manfaatkan kekayaan dan keindahan alam di seluruh wilayah Indonesia sebaik-baiknya. Sehingga, mampu menggerakkan ekonomi di daerahnya masing-masing dan mampu menciptakan banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

4. Sandi ingin bikin onsen bak Jepang di Tegal

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengunjungi Tegal di Jawa Tengah. Dia main ke pemandian air panas yang disebutnya mirip-mirip seperti onsen di Jepang sana.

Itu terdapat pada postingan Instagram pribadinya, sandiuno seperti dilihat detikTravel, Jumat (1/3/2019). Sandiaga main basah-basahan di Guci Resort Duta Wisata, Tegal.

"Menikmati keindahan alam sambil berendam dan berenang air panas yang menjadi ikon destinasi wisata di Desa Guci, Tegal. Jika di Jepang ada Onsen tempat berendam air panasnya, di Indonesia kita juga punya, salah satunya ada di Desa ini," begitu keteranggannya.

5. Membangun Wisata Halal di Bali

"Prabowo-Sandi fokus untuk memberdayakan UMKM, meningkatkan kewirausahaan dan di Bali sendiri pariwisata kita harapkan pariwisata akan lebih baik dan multiplayer-nya banyak sekali kepada UMKM. Salah satunya juga pariwisata halal, banyak potensinya, dan sekarang banyak diambil oleh Bangkok, Thailand," kata Sandiaga di Hotel Alkyfa, Jl Pura Demak, Pemecutan Klod, Denpasar, Bali, Minggu (24/2/2019).

"Kita ingin Bali, Indonesia secara umum juga ngambil potensi pariwisata halal yang konon kabarnya di atas Rp 3.000 triliun potensinya. Ini sangat luar biasa potensinya kalau bisa kita ambil untuk gerakan ekonomi di Bali," ujarnya.

Usul Sandiaga Uno itu ditolak Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali kala itu, Anak Agung Yuniartha.

Selain beberapa poin di atas, masih banyak angan-angan Sandi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Kini, Sandi sudah menjadi pucuk pimpinan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kita tunggu saja gebrakan yang dibikin oleh Menparekraf Sandiaga Uno di masa pandemi Corona ini.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Kabar Baik! Kunjungan Wisman ke RI Meroket Hingga 40 Persen"
[Gambas:Video 20detik]

(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA