Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 23 Des 2020 08:41 WIB

TRAVEL NEWS

Kilas Balik Rencana Sandiaga Uno soal Wisata Saat Kampanye Pilkada DKI-Pilpres

Tempat Jogging Sandiaga Uno
Menparekraf Sandiaga Uno (Foto: Instagram/sandiuno)
Jakarta -

Sandiaga Uno pernah menyinggung soal pariwisata pada kampanye pilkada DKI Jakarta hingga pemilihan presiden. Yuk, simak lagi.

Pariwisata menjadi program yang didengungkan Sandiaga ketika berkampanye sebagai wapres ataupun wakil gubernur DKI. Dari wisata Betawi, wisata halal di Bali, juga yang lainnya.

Kini, Sandiaga mendapatkan pekerjaan baru sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif (menaprekraf). Presiden Joko Widodo mempercayakan jabatan itu pada Selasa (22/12/2020).

Rencananya, Sandiaga dan menteri baru lainnya dilantik hari ini, 23 Desember. Sebelum dilantik, mari simak lagi kampanye politisi Gerindra itu untuk sektor wisata.

Berikut kilas balik rencana Sandiaga Uno dalam kampanyenya waktu itu:

Pilkada DKI 2017

1. Buat akses mudah ke museum dan perbaikan di dalamnya

Jakarta punya lebih dari 100 museum, destinasi wisata edukasi. Cagub-Cawagub DKI, Anies-Sandi saat itu punya cara agar makin banyak turis tertarik datang ke museum.

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kompak mengatakan bahwa transportasi ke museum di Jakarta nantinya akan lebih dipersiapkan, sehingga wisatawan lebih mudah datang ke sana.

Ia mengatakan bahwa sebenarnya ada 142 museum di Jakarta. Namun kurang populer di kalangan wisatawan dan aksesnya pun tidak semuanya mudah dijangkau.

Sedangkan untuk di dalam museumnya juga akan dibuat lebih interaktif. Penjelasan dari berbagai koleksi yang dipajang tak sekadar tulisan panjang saja.

2. Memoles destinasi wisata budaya Betawi

Anies dan Sandi dalam beberapa kesempatan mengungkap rencananya memoles destinasi wisata budaya Betawi. Tujuannya supaya wisatawan tidak hanya pergi ke Taman Mini atau Monas saja.

"Kalau biasanya wisatawan ke Taman Mini sama Monas kan, kita ingin mereka juga ke tempat lain yang menarik di Jakarta. Bisa ke Condet dan Setu Babakan, meski di pinggiran tapi itu Betawi-nya kuat sekali," kata Sandi.

3. Wisata edukasi untuk warga kurang mampu

Masyarakat kelas menengah ke bawah punya sedikit kesempatan untuk piknik dan jalan-jalan. Anies saat berkampanye di Pademangan pada 13 Desember 2016 pernah berjanji untuk menyiapkan program wisata edukasi untuk warga yang kurang mampu.

Anies mengatakan program tersebut akan sepenuhnya gratis bagi warga yang kurang mampu serta digilir setiap kelurahan dan bersifat wisata edukasi. Tujuan wisatanya adalah ke beberapa museum. Kendaraan akan disiapkan oleh Pemprov DKI.

"Sehingga tidak hanya yang berkesempatan hanya warga yang makmur saja. Kesejahteraan harus bisa dirasakan semuanya. Selain itu anak-anak akan mendapat edukasi yang bermanfaat bagi mereka. Pemerintah akan mengadakan kendaraan yang gratis bagi warga yang kurang mampu," katanya.

Sekarang Jakarta sudah punya Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Mari kita kawal janji mereka untuk menjadikan pariwisata Jakarta semakin baik.

4. Sandi Ingin Kep Seribu Seperti Maldives

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin pulau-pulau di Kepulauan Seribu memiliki resort berskala internasional. Dia ingin pariwisata di Kepulauan Seribu bisa seperti Maladewa.

"Nanti di sana (Kepulauan Seribu) kita ingin ada 2-3 resort berskala internasional, berskala world class. Paling tidak, kita tidak terlalu bermimpi kalau kita bisa membayangkan 5 tahun ke depan Pulau Seribu itu kayak Maldives," kata Sandi di Mal Pelayanan Publik, Jl Albarkah, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Sandi menjelaskan program berkantor di Kepulauan Seribu merupakan salah satu upaya untuk merealisasikan keinginannya itu. Dengan berkantor di sana, sambung dia, bisa dipetakan kendala-kendala yang bisa menghambat harapannya.

Sandi sendiri membidik Pulau Panjang. Dia berencana merevitalisasi pulau tersebut.

Dia juga akan berkoordinasi dengan dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP). Harapannya, pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Seribu dapat membuka lapangan kerja.

Janji Sandiaga Uno soal wisata ketika berkampanye dulu ===>

Pilpres 2019

1. Kritik mahalnya wisata ke Raja Ampat

Indonesia punya destinasi luar biasa. Tapi ongkos liburan ke pelosok Indonesia bisa lebih mahal dari ke negara tetangga. Mestinya tidak boleh begitu.

Masalahnya para traveler juga tahu kalau liburan ke Singapura lebih murah dari pada liburan ke Raja Ampat. Hal ini menurut Sandiaga justru menunjukan ada yang salah.

"Kalau liburan ke Raja Ampat mahal daripada ke luar negeri, ada yang salah. Artinya belum ada insentif yang tepat dibanding ke luar negeri," kata dia.

Dia mencontohnya dirinya pernah mengurus perjalanan perusahaan ke Danau Toba. Operator travel yang mengurus mereka malah bilang dengan harga yang sama, pihak Sandiaga bisa liburan ke Bangkok.

Insentif itu menurut Sandiaga Uno bisa jadi solusi supaya liburan ke polosok Indonesia yang eksotis bisa lebih murah. Dengan demikian, orang Indonesia tidak melulu pergi ke luar negeri.

2. Bangun Pariwisata Harus Ada Orkestranya

Potensi pariwisata Indonesia memang luar biasa. Tapi itu bukan tugas Kemenpar sendirian. Semua pihak harus terlibat karena bisa menyejahterakan masyarakat.

Demikian pendapat bakal Cawapres Sandiaga Uno dalam perbincangan dengan detikTravel di kantor detikcom, Jakarta. Selasa (21/8/2018). Sandiaga melihat pariwisata semestinya jadi prioritas utama pemerintah.

"Jangan cuma Menpar Arief Yahya yang dibebani. Kita bikin clusternya. Membangun pariwisata harus ada orkestranya, harus ada insentifnya," kata Sandiaga.

Jika ada hambatan dalam pariwisata, mesti dilihat apa masalahnya. Jika infrastruktur tidak siap untuk menyambungkan koneksi dengan hub utama, maka hal itu juga mesti melibatkan sinergi dengan institusi pemerintahan lain.

"Kalau pariwisata saya rasa harus ada program khusus untuk pastikan ini jadi prioritas utama," dia menjelaskan.

3. Wisata Indonesia Belum Dikembangkan Maksimal

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bicara tentang pariwisata Indonesia. Menurutnya, banyak potensi wisata di Indonesia belum dikembangkan secara maksimal.

Hal itu dipaparkan Sandiaga Uno lewat Instagram pribadinya, @sandiuno seperti dilihat detikTravel, Kamis (7/2/2019). Baru-baru ini dia berkunjung ke Telaga Sarangan di Magetan, Jatim dan mengagumi keindahannya.

Terdapat postingan foto dan video tentang Telaga Sarangan di Instagram Sandiaga Uno. Menariknya, dua caption pada postingan tersebut, Sandi juga menyinggung soal pariwisata Indonesia.

"Saya dan Pak @prabowo yakin masih banyak potensi wisata di Indonesia yang belum dikembangkan secara maksimal," tulis Sandi.

Sandi juga mengutarakan, dirinya dan Prabowo akan manfaatkan kekayaan dan keindahan alam di seluruh wilayah Indonesia sebaik-baiknya. Sehingga, mampu menggerakkan ekonomi di daerahnya masing-masing dan mampu menciptakan banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

4. Sandi ingin bikin onsen bak Jepang di Tegal

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengunjungi Tegal di Jawa Tengah. Dia main ke pemandian air panas yang disebutnya mirip-mirip seperti onsen di Jepang sana.

Itu terdapat pada postingan Instagram pribadinya, sandiuno seperti dilihat detikTravel, Jumat (1/3/2019). Sandiaga main basah-basahan di Guci Resort Duta Wisata, Tegal.

"Menikmati keindahan alam sambil berendam dan berenang air panas yang menjadi ikon destinasi wisata di Desa Guci, Tegal. Jika di Jepang ada Onsen tempat berendam air panasnya, di Indonesia kita juga punya, salah satunya ada di Desa ini," begitu keteranggannya.

5. Membangun Wisata Halal di Bali

"Prabowo-Sandi fokus untuk memberdayakan UMKM, meningkatkan kewirausahaan dan di Bali sendiri pariwisata kita harapkan pariwisata akan lebih baik dan multiplayer-nya banyak sekali kepada UMKM. Salah satunya juga pariwisata halal, banyak potensinya, dan sekarang banyak diambil oleh Bangkok, Thailand," kata Sandiaga di Hotel Alkyfa, Jl Pura Demak, Pemecutan Klod, Denpasar, Bali, Minggu (24/2/2019).

"Kita ingin Bali, Indonesia secara umum juga ngambil potensi pariwisata halal yang konon kabarnya di atas Rp 3.000 triliun potensinya. Ini sangat luar biasa potensinya kalau bisa kita ambil untuk gerakan ekonomi di Bali," ujarnya.

Usul Sandiaga Uno itu ditolak Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali kala itu, Anak Agung Yuniartha.

Selain beberapa poin di atas, masih banyak angan-angan Sandi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Kini, Sandi sudah menjadi pucuk pimpinan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kita tunggu saja gebrakan yang dibikin oleh Menparekraf Sandiaga Uno di masa pandemi Corona ini.



Simak Video "Ekraf Indonesia Diproyeksikan Bisa Salip Korsel 5 Tahun Mendatang"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA