Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 03 Jan 2021 13:06 WIB

TRAVEL NEWS

Segini Penuhnya Penumpang Kereta Api di Puncak Arus Balik Akhir Tahun

Bonauli
detikTravel
PT KAI Daop 1 Jakarta gelar sosialisasi dan bagi-bagi masker guna mencegah virus corona di Stasiun Gambir. Pengunjung juga dapat periksa kesehatan di stasiun.
Ilustrasi penumpang kereta (Pradita Utama)
Jakarta -

Arus balik akhir tahun mulai terlihat. Yang kembali ke Jakarta mencapai 16 ribu penumpang per hari.

Dari rilis yang diterima detikTravel, Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021 telah berjalan 17 hari sampai hari ini, Minggu (3/1). Sepanjang masa angkutan Nataru 2020/2021 tersebut (18 Desember 2020-3 Januari 2021), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta secara total telah memberangkatkan 125.131 penumpang KA dari Stasiun Gambir, Pasar Senen dan Jakarta Kota.

Hari ini (3/1) dan Senin (4/1) menjadi puncak arus balik di wilayah Daop 1 Jakarta. Tercatat, pada Minggu 3 Jan 2021 sekitar 16 ribu pengguna jasa tiba di area Daop 1 Jakarta. Sementara untuk Senin 4 Januari 2021 tercatat sekitar 15 ribu lebih penumpang KA Jarak Jauh yang yang akan tiba di area Daop 1 Jakarta.

Stasiun tujuannya adalah Pasar Senen, Gambir, Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jatinegara. Kebanyakan kereta berasal dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dari angka tersebut, pada puncak aMinggu (3/1) terdapat 39 KA yang tiba di Daop 1 Jakarta. Ada 22 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 17 KA di Stasiun Gambir. Sedangkan pada hari Senin (4/1) terdapat 37 KA, di antaranya 21 KA tiba di Stasiun Pasar Senen dan 16 KA di Stasiun Gambir.

PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan seluruh penumpang yang berangkat dan datang ke area Daop 1 Jakarta dalam kondisi sehat jika melihat berdasarkan berkas rapid Antigen dengan hasil negatif yang wajib dimiliki penumpang saat akan berangkat dari dan menuju area Daop 1 Jakarta dengan masa berlaku 3 (tiga) hari.

Selain itu kesehatan penumpang juga dipantau melalui pemeriksaan suhu tubuh sebelum berangkat dan disepanjang perjalanan KA secara berkala sampai tiba di stasiun akhir untuk memastikan seluruh penumpang memiliki suhu tubuh normal.

Hal tersebut merupakan SOP yang wajib dilakukan untuk keseluruhan pemberangkatan KA di seluruh stasiun keberangkatan KA.

"Penumpang yang tidak dapat memenuhi dua Syarat Protokol kesehatan tersebut, yakni surat rapid antigen dengan hasil Negatif dan Suhu tubuh tidak melebihi 37,3 derajat dipastikan tidak dapat melakukan perjalanan KA. Meski pada masa angkutan Nataru jumlah pengguna mengalami peningkatan namun Daop 1 Jakarta memastikan seluruh protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin baik untuk penumpang dan petugas," Kepala Daerah Operasi 1 Jakarta, Eko Purwanto.

Informasi perjalanan KA dapat diketahui melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) diantaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121 line (021)121, Layanan pelanggan cs@kai.id dan sosial media @keretaapikita @kai121_

(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA