Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 04 Jan 2021 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Pembangunan Gerbang Candi Borobudur, Gedung Sekolah Ikut Digusur

Eko Susanto
detikTravel
-Pemerintah akan membangun gerbang menuju Candi Borobudur di Blondo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gerbang ini nantinya menjadi salah satu ikon yang menjadi tanda wisatawan telah memasuki kawasan Candi Borobudur.
Gedung SDN Blondo 1 yang digusur. (Foto: Eko Susanto/detikcom)

Sementara itu, Kepala SDN Blondo 3 Wuryaningsih mengatakan, siswa dari SDN Blondo 1 semula ada 65, kemudian satu pindah sekolah sehingga ada 64 anak. Kemudian, di SDN Blondo 3 siswanya sebanyak 242 anak sehingga dengan ada tambahan 65 anak menjadi 306 anak.

"Dari sana semula 65 anak, satu pindah. Siswa kami ada 242 anak ditambah 64 jadi 306 anak seluruhnya," ujarnya.

SDN Blondo 3, katanya, dulunya juga pernah ada regrouping dari SDN Blondo 2 yang lokasinya sama.

"Di sini dulunya SDN Blondo 2 dan Blondo 3, kemudian Blondo 2 di-regrouping menjadi SDN Blondo 3. Sekarang ada regrouping dari SDN Blondo 1, nantinya menjadi SDN Blondo," tuturnya.

Terkait pembangunan pintu gerbang menuju Candi Borobudur, Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan, apresiasinya kepada pemerintah pusat dengan ditetapkan sebagai super prioritas di wilayah Kabupaten Magelang.

Penetapan Candi Borobudur menjadi super prioritas tentunya akan membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Magelang.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dengan ditetapkannya sebagai super prioritas di wilayah Kabupaten Magelang oleh Presiden, tentunya membawa dampak positif berkah tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Magelang. Tentunya di situ akan banyak penataan. Salah satunya kita akan menata pintu-pintu gerbang yang masuk di wilayah Kabupaten Magelang. Ada beberapa pintu yang akan dilakukan perbaikan. Salah satunya pintu Blondo," kata Zaenal.

Untuk pembangunan gerbang tersebut, kata Zaenal, akan menggunakan salah satu fasilitas SD yang ada. Untuk itu, hal ini telah dikomunikasikan dengan pihak sekolah dan desa.

"Kita sudah mengkomunikasikan, kita akan menggunakan salah satu fasilitas SD di sana. Kita sudah komunikasikan dengan pihak sekolah dan pihak pemerintah desa. Nanti akan ada penempatan bagi teman-teman yang sekolah di situ, tetapi semua harapannya bisa berjalan semuanya. Jadi yang sekolah tetap bisa sekolah," ujarnya.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA