Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Jan 2021 09:36 WIB

TRAVEL NEWS

Sedih, Orang Utan Tertua di Dunia Mati

Syanti Mustika
detikTravel
Orang utan tertua di dunia, asal Sumatera yang senang melihat isi tas para pengunjung, mati di kebun binatang di AS pada umur 61 tahun
Orang utan 'tertua' di dunia, asal Sumatera yang senang melihat isi tas para pengunjung, mati di kebun binatang di AS pada umur 61 tahun (Foto: BBC Magazine)
Oregon -

Kabar duka dalam dunia satwa datang dari Oregon Zoo. Orang utan mereka yang tercatat sebagai tertua di dunia akhirnya mati karena usia.

Diberitakan BBC Magazine, Jumat (15/1/2021) Inji, orang utan berusia 61 tahun di Oregon Zoo diberitakan mati. Hal ini dikarenakan kesehatannya yang semakin memburuk.

Inji tercatat sebagai orang utan tertua di dunia. Dia juga menjadi satwa tertua di kebun binatang ini. Dalam beberapa pekan terakhir kesehatannya semakin memburuk.

Inji kehilangan nafsu makan. Dia sudah kesulitan bergerak dan jarang sekali meninggalkan sarangnya.

Akhirnya, dokter pun memutuskan untuk 'menidurkan' Inji karena kondisinya yang tidak lagi membaik. Matinya Inji ternyata menimbulkan kesedihan mendalam bagi para pekerja di sana.

"Kemampuan Inji untuk terhubung dengan orang-orang luar biasa. Dia menginspirasi generasi," ungkap Bob Lee, salah satu staf Oregon Zoo seperti dikutip dari Daily Mail.

[Gambas:Instagram]



Inji di masa aktifnya adalah hewan yang ceria dan penuh semangat. Dia selalu ingin tahu segala sesuatu yang dibawa oleh para pengunjung, mulai dari isi dompet, tas dan ransel orang-orang.

"Beberapa sukarelawan, staf, dan tamu sengaja membawa mainan atau barang berwarna cerah di tas mereka hanya untuk ditunjukkan kepada Inji," kata Lee.

Inji tetap aktif dan ingin tahu selama tahun-tahun emasnya. Dia sepertinya mempelajari manusia dan menikmati menonton mereka, terutama anak-anak.

Hewan yang sangat dicintai di Oregon Zoo ini umurnya bisa melampaui harapan hidup orang utan liar yang mencapai lebih dari 20 tahun. Tetapi kesehatannya mulai memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Kebun Binatang Oregon membawa Inji masuk ketika dia berusia sekitar satu tahun pada tanggal 30 Januari 1961, dan dia tetap di sana sejak itu. Hari kelahirannya tidak diketahui.

Inji lahir di alam liar dan dibawa ke AS melalui perdagangan hewan liar yang saat itu legal.

Asaba Mukobi, penjaga primata senior di kebun binatang, mengatakan betapa bersyukurnya dia bertemu Inji.

"Kami bersyukur bisa memberi Inji rumah yang bagus, tapi sangat memilukan untuk memikirkan keadaan yang membawanya ke sini," ungkapnya.

Kebun binatang pun berencana untuk menghormati Inji pada pembukaan habitat baru di Hutan Primata untuk simpanse dan orang utan yang dijadwalkan pada musim semi.



Simak Video "Perjuangan Bandung Zoo Dihantam Pandemi, Terpaksa Pangkas Gaji Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA