Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Jan 2021 18:14 WIB

TRAVEL NEWS

Menguak Misteri Pematung Relief Sarinah, Asal Jogja Atau Rusia?

Tim detikcom
detikTravel
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau lokasi penemuan relief di gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2021). Relief tersebut akan direstorasi dan dipamerkan kepada publik saat pemugaran gedung Sarinah rampung. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Relief yang tersembunyi di Sarinah Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Renovasi gedung Sarinah, Jakarta menguak fakta temuan relief yang hilang. Siapa pembuatnya masih menjadi tanda tanya.

Ada beberapa teori mengenai siapa pembuat patung. Menurut Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) kemungkinan besar relief di Sarinah itu dibuat oleh kelompok seniman dari Yogyakarta. Akan tetapi belum diketahui pasti siapa arsitek serta blue print-nya dari relief bersejarah tersebut.

"Relief ini menurut catatan beberapa ahli sejarah, dan seni rupa nasional, dibuat oleh kelompok seniman Yogyakarta pada masa konstruksi (1962-1966) yang menampilkan para penjaja dan pelapak yang melambangkan perjuangan rakyat kecil mencari nafkah," ungkap salah seorang tokoh dan anggota TACB, Asikin dari keterangan tertulis yang diterima detikcom.

"Menurut catatan pencipta tahun pembuatan relief ini adalah kelompok pematung, pelukis dari Yogyakarta. Siapa arsitek atau desainer patung ini masih ditelusuri oleh TACB juga blue print atau cetak birunya, karena penting untuk pekerjaan restorasi," sambungnya.

Selain itu, menurut Asikin karya seni ini ukurannya sangat epik serta gigantik. Diyakini karya seni ini pada saat dibuat sudah menggunakan teknologi pengecoran panel tunggal modern.

Karya Seniman Yogya

Empu seni rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Bonyong Munni Ardhi mengaku telah lama mendengar adanya relief itu. Dia meyakini pematung asal Yogyakarta, Edhi Soenarso sebagai pembuat relief tersebut. Dia tak heran belakangan ditemukan relief tersebut.

"Setelah beliau meninggal sekitar empat tahun lalu, saya sudah dengar soal karya beliau di Sarinah itu, makanya kemarin baru ramai itu saya nggak heran. Tapi itu bukan hanya Pak Edhi, itu kelompoknya," kata Bonyong saat dihubungi detikcom, Senin (18/1).

Terkait relief Sarinah yang 'hilang', Bonyong memperkirakan ada unsur politik yang melatarbelakangi. Sebab Edhi adalah sosok yang dekat dengan Presiden Sukarno.

"Salah satu kemungkinan itu karena berganti rezim, politik berubah. Pak Edhi itu Sukarnois, jadi kemungkinan masalah politis," katanya.

Menurutnya, Edhi banyak menggarap pekerjaan dari Sukarno. Antara lain Patung Selamat Datang di Bundaran HI, Patung Dirgantara atau Tugu Pancoran, dan Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, Jakarta.

Sementara itu Satya Sunarso, putra ketiga almarhum Edhi Soenarso belum bisa memastikan apakah relief itu benar buatan almarhum ayahnya atau bukan.

"Saya belum bisa (memastikan). Kami takut salah-salah jawab," kata Satya melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (18/1).

Satya menjelaskan pihak keluarga masih mencari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan relief di Sarinah.

"Karena kami putra putri almarhum Edhi Soenarso belum sempat mencari dokumen," jelasnya.

"Tapi menurut cerita teman-teman dan mantan staf almarhum Bapak, (relief Sarinah) itu segaris dengan pembuatan patung HI," terangnya.

Selanjutnya: Relief Sarinah Karya Matvey Manizer?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Renovasi Sarinah dan Fakta Relief 'Bung Karno'"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA