Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Feb 2021 22:22 WIB

TRAVEL NEWS

Visa Jangka Panjang Turis Asing, Berlaku 5 Tahun, Setor Deposit Rp 2 Miliar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno bertemu Menkumham Yasonna Laoly di Jakarta.
Pertemuan Sandiaga dan Yasonna bahas visa jangka panjang untuk wisatawan asing Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Pemerintah tengah menyusun konsep visa long term stay (jangka panjang) atau second home untuk kalangan wisatawan asing khususnya dari kalangan pebisnis. Berapa lama visa ini direncanakan berlaku?

Soal visa jangka panjang ini sudah dibicarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menkumham Yasonna Laoly.

"Kami baru saja menyelesaikan pertemuan dengan Bapak Menkumham Yasonna Laoly. Kami mengapresiasi kesiapan dan langkah-langkah untuk berkoordinasi pembukaan data kesehatan yang lebih baik dan protokol kesehatan lebih ketat dalam konteks pembukaan kedatangan wisatawan ke beberapa sentra pariwisata dan ekonomi kreatif yang sedang kita siapkan bersama dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, Satgas Covid-19 dan pemerintah daerah," ujar Sandiaga Uno, Senin (8/2/2021) di Jakarta.

Visa jangka panjang ini menurut Sandi sudah menjadi tren dengan menyasar pekerja maupun wisatawan pebisnis yang bisa berbulan-bulan tinggal di Indonesia.

"Kita menyasar pebisnis wisatawan yang masuk ke Indonesia dalam waktu 3-4 bulan per tahun saat musim dingin di negara asalnya. Konsepnya Visa long term stay second home untuk visa 5 tahun mereka mendepositkan uang mereka Rp 2 miliar kalau keluarga Rp 2,5 miliar. Mereka boleh berinvestasi di sini, visa mereka diperbaharui setiap 5 tahun," ujar Sandi.

Sandi mengharapkan dengan konsep ini dapat meningkatkan kualitas pariwisata dari segi lama kunjungan dan jumlah pengeluaran atau dampak ekonomi yang lebih dirasakan masyarakat ekonomi lokal.

"Rencana pengembangan visa khusus untuk kunjungan jangka panjang sesuai dengan trend terkini. Dimana ada yang disebutkan ada benua ke-7, dengan jumlah 1 miliar warga dunia yang berusia 60 tahun ke atas dengan pendapatan lebih dari 15 triliun US Dollar yang memiliki kemampuan untuk tinggal lebih lama, berbelanja dan berwisata lebih lama.Ini perlu menjadi fokus peningkatan kualitas wisatawan kita khususnya dari lama kunjungan dan spending atau belanja wisatawan tersebut selama di Indonesia," tambah Sandiaga Uno.

Lebih lanjut Sandiaga Uno menyebutkan pihaknya akan merumuskan bersama-sama dengan Imigrasi dimana Kemenparekraf sebagai leading sektor untuk menerapkan visa jangka panjang ini. Saat ini warga negara asing (WNA) memang belum dibolehkan masuk ke Indonesia karena masih pandemi virus Corona. Hanya beberapa kalangan tertentu seperti pejabat pemerintah atau WNA yang bisa masuk demi alasan kemanusiaan.



Simak Video "Sandiaga Uno Bawa Tasbih saat Dilantik Jadi Menteri"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA