Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 23 Mar 2021 15:59 WIB

TRAVEL NEWS

Badak Terbang Terbalik, Cara Angkut Terbaik?

Badak Terbang Terbalik, Cara Angkut Terbaik?
Mengangkut badak dengan cara terbalik di Namibia, Afrika (Foto: CNN)
Jakarta -

Ternyata, beginilah cara terbaik mengangkut badak di Afrika. Hewan-hewan terancam punah karena pemburu ini diangkat terbalik menggunakan helikopter.

Pengangkutan badak hitam Afrika secara terbalik adalah cara bertahan hidup. Sebagian besar translokasi badak dilakukan dengan truk, tetapi beberapa lokasi terpencil tidak dapat dijangkaunya.

Jadi sepuluh tahun yang lalu, sesekali, konservasionis mulai menggunakan helikopter untuk memindahkan badak. Badak ditempatkan di atas tandu atau digantung terbalik.

Para konservasionis menyukai pengangkutan udara terbalik karena lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah daripada opsi tandu. Tapi, hingga saat ini, belum jelas akan pengaruh dari cara ini.

Untuk mencari tahu, pemerintah Namibia meminta tim peneliti di Fakultas Kedokteran Hewan Cornell untuk menyelidiki praktik tersebut. Hasilnya diterbitkan pada bulan Januari dan itu sangat mengejutkan.

"Kami ingin mengantisipasi apakah keadaan badak akan lebih buruk jika diangkut tergantung terbalik," kata Robin Radcliffe, dosen senior kedokteran satwa liar dan konservasi, seperti diberitakan CNN.

Sebaliknya, Radcliffe dan timnya menemukan bahwa meskipun tampaknya pengalaman ini tidak nyaman, terbang terbalik adalah pilihan yang lebih baik untuk kesehatan badak.

Namibia adalah rumah bagi hampir sepertiga badak hitam Afrika. Ini satu dari dua spesies badak yang ditemukan di benua itu.

Badak Terbang Terbalik, Cara Angkut Terbaik?Badak Terbang Terbalik, Cara Angkut Terbaik? (Foto: CNN)

Perbandingan angkut badak terbalik dan miring

Tahun 2015, tim Cornell menangguhkan pengangkutan terbalik 12 badak hitam, masing-masing dengan berat antara 802-1.233 kilogram. Mereka lalu dipindahkan dengan cara miring sebagai perbandingan.

Para peneliti mengukur biomarker untuk respirasi dan ventilasi. Mereka menemukan bahwa badak memiliki kadar oksigen dalam darah yang lebih tinggi saat terbalik.

Radcliffe mengatakan posisi terbalik memungkinkan tulang belakang meregang yang membantu membuka saluran udara.

Selain itu, tim menemukan bahwa saat berbaring miring, badak memiliki 'ruang mati' yang lebih besar, jumlah udara di setiap napas yang tidak menyumbang oksigen ke tubuh.

Baik dalam posisi miring atau terbalik, mengangkut badak melalui udara membutuhkan dua helikopter. Helikopter kecil digunakan untuk menembakkan obat penenang dan yang lebih besar untuk membawa hewan.

Ketika badak diangkat dalam posisi berbaring, tandu menambah bobot tambahan, dan prosesnya memakan waktu lebih lama. Menurut Radcliffe, dibutuhkan tim yang terdiri dari enam orang dan waktu 30 menit untuk menempatkan badak di tandu.

Sebaliknya, memasang tali ke kaki dan kaki hewan hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

Radcliffe mengatakan proses mengangkut badak terbalik itu juga mengurangi biaya. Hitung saja, dua helikopter sewa sekitar USD 4.000 per jam.

Selanjutnya, kenapa badak dipindah? >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA