Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Apr 2021 09:52 WIB

TRAVEL NEWS

Dua Bule Viral di Bali Sampai Syarat Terbang Terbaru Lion Air Group

Bonauli
detikTravel
Bule prank ga pakai masker di Bali
Foto: (Niluhdjelantik/Instagram)
Jakarta -

Warga +62 dihebohkan dengan konten dari dua bule asal Amerika Serikat di Bali. Selain itu syarat terbang terbaru Lion Air Group juga ramai dibahas.

Sebelum konten mereka viral, dua bule dengan akun @lisha0902 dan @joshpalerlin terkenal sebagai konten kreator. Josh Parel Lin sendiri menyebut dirinya adalah entrepreneur.

Lagi liburan di Bali, dua bule ini bikin konten yang tidak pantas ditiru. Mereka mencoba untuk mengelabui petugas keamanan suatu pusat perbelanjaan.

Video Josh diunggah ke Facebook. Aksi mereka mendapat perhatian dari Niluh Djelantik, seorang aktivis dan pengusaha di Bali. Niluh memposting ulang video tersebut dan menjadi viral.

Warga +62 tentu saja geram. Banyak yang mengejar dua bule ini lewat akun Instagram mereka. Namun tiba-tiba saja akun mereka sudah di-private alias dikunci.

Niluh sendiri kembali memposting sebuah percakapan via DM Instagram. Percakapan tersebut diduga merupakan kiriman dari seorang netizen yang ingin menjelaskan kepada Niluh terkait konten prank Josh.

Tapi caption Niluh lebih menggegerkan. Karena ternyata Niluh diblokir oleh Josh.

"Buka dulu blokiranmu kalau jentel. Akting kok di supermarket. Akting di kuburan saja sana joshpalerlin," tulisnya.

Dari unggahan tersebut dijelaskan bahwa konten Josh dan teman wanitanya hanyalah akting semata, bukan social life experiment alias sungguh terjadi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sarpol PP) Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, bahwa pihaknya belum mengetahui di mana kejadian tersebut. Ia juga belum mengetahui nama, tempat tinggal dan asal dari kedua bule tersebut.

Meski begitu, dirinya menilai hal semacam ini seharusnya ditindak oleh Satgas setempat. Ia mengaku tak ingin Bali dicap sebagai daerah yang tidak konsisten dalam menegakkan protokol kesehatan.

"Ya kalau ada yang mendapati hal-hal semacam ini tindak saja oleh aparat setempat/satgas gotong royong. Jangan sampai dianggapnya Bali tidak konsisten menegakkan dengan denda. Bahkan bila perlu dideportasi saja oleh imigrasi," kata Dewa Dharmadi.

Dewa Dharmadi mengatakan, di dalam kesempatan memang masih saja ditemukan ada masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, baik secara sengaja atau tidak. Salah satunya yakni dalam mengenakan masker.

"Hal-hal semacam ini tentu sangat disayangkan bahwa masyarakat yang melihat atau lingkungan yang di mana mereka beraktivitas membiarkan ini terjadi," terangnya.

Sementara itu Lion Air Group kembali mengeluarkan edaran terbaru perihal syarat terbang saat pandemi. Berlaku mulai 19 April 2021 atau hari Senin ini.

Lion Air, Wings Air, Batik Air, yang tergabung dalam Lion Air Group, menyampaikan informasi terbaru mengenai persyaratan dan ketentuan yang diperlukan bagi setiap calon penumpang yang akan melakukan perjalanan udara selama masa waspada pandemi COVID-19.

Untuk lebih lengkapnya, berikut aneka berita populer kemarin:



Simak Video "Kunjungan Wisatawan ke Bali Menurun Drastis!"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA