Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Mei 2021 09:30 WIB

TRAVEL NEWS

Ingat, Berlibur ke Kepulauan Seribu Harus Bawa Surat Bebas COVID-19

Pelabuhan Kaliadem Muara Angke
Pelabuhan Kaliadem Muara Angke (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Kepulauan Seribu masih menjadi jujugan paling mudah dan murah juga cantik bagi traveler ibu kota berlibur lebaran. Perlu diingat bahwa syarat bebas COVID-19 tetap diberlakukan sebelum menyeberang.

Tim detikcom menyambangii Pelabuhan Kaliadem Muara Angke pada hari kemarin, Rabu (12/5/2021). Tiada aktivitas lagi pada sore itu, hanya satu kapal penumpang yang bersandar dan lainnya sedang diperbaiki oleh para ABK.

"Kami dari Pulau Sebira, yang paling luar dari Kepulauan Seribu. Mau ke Cilincing, lebaran di sana," kata salah satu penumpang yang baru turun.

Hampir tak ada petugas di berjaga di pelabuhan. Hanya satu-dua anggota polisi di posnya dan terlihat seorang anggota TNI di sana.

Setelah mencari-cari, kami bertemu seorang staf Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Kata dia, aktivitas paling ramai ada di pagi hari.

"Pagi paling ramai. Jumlah penumpang selama ramadhan ini sekitar 100 orang per hari," kata staf itu.

Ia menyebut bahwa di libur lebaran pada tahun 2020, penyeberangan ke Kepulauan Seribu masih ditutup total. Lalu saat ini, para traveler yang berkunjung harus membawa surat bebas COVID-19.

Pelabuhan Kaliadem Muara AngkePelabuhan Kaliadem Muara Angke (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

"Surat bebas COVID-19 dari tes swab antigen dan lain-lain itu adalah protokol wajib. Kalau orang pulau ke sini pasti sudah melalui tes di sana," terang dia.

Salah satu anak buah kapal di Pelabuhan Kaliadem Muara Angke menyebut bahwa biasanya pada hari H lebaran, tiada penumpang yang menyeberang ke Kepulauan Seribu. Aktivitas libur lebaran baru dimulai di H+2 atau 3.

Pelabuhan Kaliadem Muara AngkePelabuhan Kaliadem Muara Angke (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

"Kalau hari pertama lebaran biasanya yang banyak menyeberang itu orang-orang nasrani. Kalau kalian lihat banyak kapal yang bersandar bisa berarti akan ada lalu lintas yang padat ke Kepulauan seribu," kata Tono, salah ABK.

"Biasanya ya mereka ke pulau-pulau buat snorkeling," tambah dia.

Untuk diketahui, kapasitas kapal penumpang pun dikurangi hanya menjadi 50% pada saat ini. Penumpang yang ke Kepulauan Seribu harus membawa surat bebas COVID-19 untuk menjaga kawasan itu tetap menjadi zona hijau.



Simak Video "Kemenhub Berikan Diktat-Sertifikasi Gratis ke Ratusan Kapal di Kep Seribu"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA