Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 15 Mei 2021 09:50 WIB

TRAVEL NEWS

Penemuan Harta Karun Senilai Rp 1,7 M- Jakarta Kota Paling Rentan Bahaya

Exploring Chichen Itza
Foto: (iorni.com/Unsplash)
Jakarta -

Polisi menemukan harta karun Suku Maya senilai Rp 1,7 miliar di gudang bawah tanah rumah pertanian di Jerman. Awalnya mereka mencari sebuah senjata yang disembunyikan.

Dikutip dari Yahoonews, benda kuno tersebut tepatnya ditemukan di rumah pribadi di sebuah desa di wilayah timur Saxony-Anhalititu, Klotze. Sebanyak 13 item ditemukan, di antaranya patung, piring dan cangkir tanah liat.

Benda-benda tersebut diperkirakan sudah berumur tua, yakni 15 ribu tahun. Nilainya diperkirakan lebih dari 86 ribu pound sterling atau sekitar Rp 1,7 miliar.

Bermula dari aksi polisi yang menggeledah ruang bawah tanah setelah bekas pemilik rumah mengaku menyembunyikan senjata milik ayahnya tanpa izin. Saat melakukan penyelidikan, petugas malah menemukan kantong plastik hitam berisi artefak Suku Maya.

Menurut pakar independen yang ditugaskan oleh otoritas regional mengatakan bahwa karya seni tersebut asli. Di antaranya adalah dua figur miniatur halus yang diyakini berasal dari kota Teotihuacan, Meksiko kuno. Benda tersebut berasal dari 250 dan 250 sebelum Masehi.

Salah satu figurnya adalah tempat lilin yang diyakini menggambarkan dewa api Maya kuno. Barang-barang lainnya diyakini berasal dari Guatemala Utara. Itu termasuk cangkir dan piring yang dihias dan pecahan bejana kaca yang pecah.

Para ahli memperkirakan, kemungkinan benda-benda tersebut ditemukan dalam ekskavasi ilegal, kemudian dijual di pasar gelap. Benda milik Suku Maya tersebut akan dikembalikan ke pemerintah Meksiko dan Guatemala sebagai pemilik yang sah.

"Saya akan mengembalikan mereka ke duta besar pada 20 Mei," kata Reiner Haseloff, perdana menteri daerah Saxony-Anhalt, kepada surat kabar Bild.

Berita populer selanjutnya yaitu DKI Jakarta yang menduduki peringkat teratas dalam segi kota paling rentan bahaya. Hal itu berdasarkan penilaian atau indeks iklim risiko yang diterbitkan pada Jumat (7/5/2021). Jakarta berisiko tenggelam.

Jakarta juga terancam gangguan polusi, banjir dan gelombang panas yang kemungkinan bakal datang lebih buruk. Penilaian ini berdasarkan ancaman kejadian ekstrem, kerentanan manusia dan kemampuan negara untuk beradaptasi.

Berikut berita populer detik Travel, Jumat (14/5/2021) Lengkapnya



Simak Video "Polisi Gadungan Ditilang Gegara Pelat Palsu Berujung Bui"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA