Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 16 Mei 2021 08:45 WIB

TRAVEL NEWS

Wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu Ditutup Sementara!

Syahdan Alamsyah
detikTravel
Geopark Ciletuh Pelabuhanratu
Geopark Ciletuh ditutup sementara (Syahdan Alamsyah/detikTravel)
Pelabuhanratu -

Wisatawan di Geopark Ciletuh, Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat dipadati traveler. Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengeluarkan instruksi agar kawasan wisata itu ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Instruksi itu disampaikan melalui Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) pada Sabtu (15/5/2021). Sebabnya, wisatawan yang datang tidak terbendung sehingga sulit diterapkan jaga jarak. Itu berpotensi memunculkan klaster baru Covid-19.

Informasi tersebut dibenarkan Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif. Lukman bersama Dandim 0607 Letkol Arm. Suyikno bahkan melakukan aksi bersih-bersih wisatawan yang masih berada di kawasan objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

"Tadi pak bupati melakukan analisis dan evaluasi karena arus dari arah Bogor, Jakarta, Banten itu deras menuju lokasi wisata pantai. Pak bupati antisipasi, beliau meminta saya dan pak Dandim bersama Dinas Pariwisata untuk melakukan penutupan," kata Lukman kepada detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Penutupan objek wisata Geopark Ciletuh itu sudah dimulai dengan penutupan akses menuju kawasan tersebut. Selain itu, wisatawan diminta meninggalkan pantai tadi malam.

"Malam hari ini, saya bersama pak Dandim di Patuguran, satu tim lagi ada di seputaran Cibareno (Perbatasan Banten dan Sukabumi) dan Gunung Butak. Tim dibentuk untuk menguras para wisatawan yang masih ada di wisata pantai, kalau mereka berkumpul, besok mereka menginap semakin banyak lagi ditambah wisatawan dari luar," kata dia.

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman SyarifKapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom

"Sisa yang ada kita keluarkan dari lokasi wisata, sampai kapannya, tadi bupati menyatakan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," Lukman menambahkan.

Dihubungi terpisah, Bupati Marwan Hamami membenarkan soal penutupan kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Ada beberapa poin yang menjadi alasan Marwan menutup area itu.

"Mulai malam ini, selain warga lokal, dengan dibuktikan dengan KTP Elektronik, Kartu Pelajar, dan SIM di 12 Kecamatan Destinasi Wisata (Geopark Ciletuh), mulai dari Cisolok sampai dengan Cibitung, tidak boleh masuk, tidak bisa masuk destinasi wisata tersebut dan diputar balik," kata Marwan.

Instruksi itu bukan hanya bagi yang akan masuk kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, juga berlaku bagi wisatawan yang malam ini menginap di lokasi wisata tersebut.

"Selanjutnya, untuk yang sudah berada di area wisata tersebut, menginap, mendirikan tenda dan di lokasi-lokasi warung untuk dan akan dibubarkan, serta diputar balik sesuai daerah asal masing-masing pengunjung. Semata-mata, semuanya itu untuk kebaikan kita bersama dalam menangani penyebaran virus Covid-19," Marwan menegaskan.

Sebelumnya diberitakan, selama libur lebaran kendaraan terlihat mengular memadati ruas jalan utama kawasan wisata Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Polisi masih melakukan penyekatan di Pos Gunung Butak, beberapa kendaraan terlihat diputar balik petugas.

Pantauan detikcom, antrean kendaraan terlihat mulai dari Pasar Palabuhanratu, Pondok Dewata sampai titik penyekatan di Gunung Butak. Personel Polri - TNI berjaga di pertigaan yang merupakan jalur sambung arah Palabuhanratu, Citepus-Cisolok-Karang Hawu dan Cikidang.



Simak Video "Ratusan Wisatawan Rapid Test, Dua Orang di Geopark Ciletuh Reaktif"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA