Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Mei 2021 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Evolusi Luar Biasa Jaringan Kereta Cepat China, Mampukah Indonesia Meniru?

Shinkansen dan Kereta Cepat
Kereta cepat atau peluru di China (Foto: CNN)
Beijing -

Beginilah bukti perjalanan luar biasa evolusi jaringan kereta cepat China. Daratan yang luas, iklim yang bervariasi bukan sandungan menghubungkan kota dengan jalur kereta cepat dalam waktu singkat. Faktanya, jalur itu belum ada di awal abad ke-21.

Dulu, warga China harus bersabar saat naik kereta. Sudah lambat, kereta pun tidak nyaman. Padahal, China memiliki daratan yang begitu luas. Sampai-sampai, perjalanan dengan kereta Shanghai-Beijing disebut sebagai ujian ketahanan.

Tapi, itu dulu. Hari ini, gambaran naik kereta di China sangat berbeda. Jarak Beijing ke Shanghai 1.318 kilometer kini dapat ditempuh dalam tempo 4,5 jam.

Negara dengan penduduk terpadat di dunia itu memang telah memiliki jaringan kereta api berkecepatan tinggi. Bahkan, kini tercatat yang terbesar di dunia.

Tidak kurang dari 37.900 kilometer jalur kereta api berkecepatan tinggi melintasi Negeri Tembok Besar itu. Kota-kota besar di China terhubung jalur kereta sejak 2008. Ya, baru dimulai 13 tahun lalu.

Itu baru setengah dari total jalur yang direncanakan. Masih ada 3.700 kilometer jalur kereta lagi yang akan dibuka dalam beberapa bulan ke depan di tahun 2021.

Jaringan tersebut diharapkan akan bertambah dua kali lipat panjangnya, menjadi 70.000 kilometer, pada tahun 2035.

Dengan kecepatan maksimum 350 kpj di kebanyakan jalur, perjalanan antarkota telah berubah. Dan dominasi maskapai penerbangan telah dipatahkan pada rute-rute tersibuk.

Pada tahun 2020, 75% kota di China dengan populasi 500.000 atau lebih memiliki rel berkecepatan tinggi.

SHANGHAI, CHINA - MAY 11:  (CHINA OUT) A CRH high-speed train leaves Shanghai Hongqiao Railway Station during its test run on May 11, 2011 in Shanghai, China. After 3 years construction, from April in 2008, with total investment estimated at 220.9 billion yuan (around 32.5 billion U.S. dollars), the Beijing-Shanghai high-speed railway begins a one-month trial operation. It is expected to start operation in June this year, with the travel time between the two cities reducing to five hours from the previous 10.Kereta cepat China (Foto: Getty Images)

Simbol kekuatan ekonomi

Ambisi China memang menjadikan kereta api berkecepatan tinggi sebagai moda transportasi pilihan untuk perjalanan jarak jauh domestik. Tapi, sistem perkeretaapian baru ini bukan sekadar alat transportasi.

Sama seperti Shinkansen Jepang pada 1960-an, mereka adalah simbol kekuatan ekonomi negara, modernisasi yang pesat, kecakapan teknologi yang tumbuh, dan kemakmuran yang meningkat.

Bagi Partai Komunis China yang berkuasa dan pemimpinnya Xi Jinping, kereta api berkecepatan tinggi juga merupakan alat yang ampuh untuk kohesi sosial, pengaruh politik, dan integrasi wilayah yang berbeda budaya ke dalam arus utama.

Dapat dikatakan bahwa China sedang mengulangi sejarah perkeretaapian. Dunia perkeretaapian saat masa awal di Amerika Utara, Eropa dan koloni kerajaan Eropa dibangun dengan tujuan yang sama, yakni menghubungkan daerah terpencil.

Perkembangan jaringan kereta api di Rusia, terutama Kereta Api Trans-Siberia - Prusia, Prancis, Italia, dan Kerajaan Inggris, antara lain sangat dipengaruhi oleh tuntutan politik dan militer serta perkembangan ekonomi.

Namun, pembangunan jalur kereta api itu memakan waktu puluhan tahun di abad ke-19. Dan di awal abad ke-20 dapat dicapai China hanya dalam beberapa tahun.

SHANGHAI, CHINA - MAY 11:  (CHINA OUT) A CRH high-speed train leaves Shanghai Hongqiao Railway Station during its test run on May 11, 2011 in Shanghai, China. After 3 years construction, from April in 2008, with total investment estimated at 220.9 billion yuan (around 32.5 billion U.S. dollars), the Beijing-Shanghai high-speed railway begins a one-month trial operation. It is expected to start operation in June this year, with the travel time between the two cities reducing to five hours from the previous 10.Kereta cepat China (Foto: Getty Images)

China awalnya mengandalkan teknologi jalur kereta api berkecepatan tinggi yang diimpor dari Eropa dan Jepang. Raksasa teknik rel global seperti Bombardier, Alstom, dan Mitsubishi sangat ingin bekerja sama, mengingat besarnya potensi pasar baru dan rencana ambisius China.

Namun, selama dekade terakhir, perusahaan domestiklah yang telah berkembang menjadi pemimpin dunia dalam teknologi dan rekayasa kereta berkecepatan tinggi, berkat perluasan jaringan mereka yang menakjubkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "China Luncurkan Kereta Tercepat di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA