Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Mei 2021 15:25 WIB

TRAVEL NEWS

Selain Tawarkan Pensiun Dini, Garuda Kurangi Armada Pesawat

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4/2021). Sebanyak enam juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac yang dibawa dengan pesawat Garuda Indonesia tersebut, selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung sebelum didistribusikan ke Kota dan Kabupaten di Indonesia. ANTARA/Muhammad Iqbal/aww.
Garuda Indonesia (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta -

Garuda Indonesia masih belum baik-baik saja. Karena, selain masih ada program pensiun dini bagi karyawan, maskapai kebanggaan kita itu juga mengurangi armada pesawatnya.

Kata Dirut Garuda Irfan Setiaputra, pengurangan armada ini pengaturan atau menyesuaikan permintaan. Seperti diketahui bahwa pemerintah Indonesia usai memberlakukan larangan.

Seperti diketahui bahwa pemerintah hampir dua pekan memberlakukan larangan mudik lebaran 2021. Kebijakan ini pasti juga memukul seluruh maskapai di Indonesia, tak terkecuali Garuda Indonesia.

Dalam percakapan di pesan singkat, Irfan tak merinci berapa banyak armada yang dikurangi. Namun, ada kabar burung bahwa total pesawat yang dikurangi mencapai 50 buah, dari 130 menjadi hanya 80 pesawat saja.

"Adjust sesuai demand," kata Irfan singkat pada detikTravel, Jumat (21/10/2021).

Kami lalu menanyakan terkait apakah semua armada itu akan beroperasi lagi atau tidak. Atau, armada yang dikurangi itu ditarik leasing atau dijual Garuda Indonesia.

Namun, hingga berita ini naik, Irfan masih belum memberi jawabannya. Ia sebelumnya memberi tahu mengenai pernyataan perusahaan terkait pengurangan karyawan dengan penawaran pensiun dini.

"Sehubungan dengan informasi yang menyebutkan tentang penawaran program pensiun dini bagi karyawan Garuda Indonesia, dapat kami sampaikan bahwa saat ini manajemen tengah dalam tahap awal penawaran program pensiun yang dipercepat bagi karyawan Garuda Indonesia yang memenuhi kriteria dan persyaratan keikutsertaan program tersebut," ujar Dirut Garuda Irfan Setiaputra seperti dikutip detikTravel dari siaran persnya.

Menurut pihak Garuda Indonesia, penawaran program ini dilakukan sejalan dengan upaya pemulihan kinerja usaha yang tengah dijalankan perusahaan guna menjadikan Garuda Indonesia sebagai perusahaan yang lebih sehat serta adaptif menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru.

Dijelaskan oleh Irfan, situasi pandemi yang masih terus berlangsung hingga saat ini mengharuskan perusahaan melakukan langkah penyesuaian aspek supply & demand di tengah penurunan kinerja operasi imbas penurunan trafik penerbangan yang terjadi secara signifikan.

"Perlu kiranya kami sampaikan bahwa program pensiun dipercepat (oleh Garuda Indonesia) ini ditawarkan secara sukarela terhadap karyawan yang telah memenuhi kriteria," ungkapnya.



Simak Video "Nusron Wahid Minta Direksi Mati Bila Garuda Indonesia Mati!"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA