Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 02 Jun 2021 20:40 WIB

TRAVEL NEWS

Setahun Sudah Aceh Tanpa Turis

Agus Setyadi
detikTravel
Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh
(Syanti/detikcom) Masjid Raya Baiturrahman
Banda Aceh -

Objek wisata di Aceh sudah genap setahun tidak dikunjungi wisatawan asing. Pelancong luar negeri terakhir berkunjung ke Serambi Mekah Maret 2020.

Berdasarkan data dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, tidak adanya wisatawan mancanegara masuk ke Tanah Rencong akibat adanya pembatasan penerbangan dan pelayaran luar negeri. Hal itu disebabkan pandemi COVID-19 yang melanda sejak awal 2020 lalu.

"Selama pembatasan penerbangan dan pelayaran luar negeri, maka jumlah kedatangan wisman pada bulan April 2021 pun menjadi tidak ada" kata kata Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Aceh Mohamad Irawan dalam konferensi pers virtual, Rabu (2/6/2021).

BPS mencatat, wisatawan asing terakhir berkunjung Aceh pada Maret 2020. Saat itu, turis yang melancong di sejumlah lokasi di Tanah Rencong berjumlah 2.389 orang.

Turis terbanyak berasal dari Malaysia (2.047 orang), Jerman (30 orang), Singapura (28) dan sejumlah negara lainnya. Sebulan berselang yakni April 2020, BPS mencatat hanya satu orang wisman yang berkunjung ke Aceh.

Satu orang itu adalah WNI yang bekerja atau tinggal di negara lain lebih dari satu tahun dan kemudian kembali ke Indonesia. Mulai April, pembatasan penerbangan dan pelayaran sudah mulai diberlakukan di Aceh.

"Belum ada penerbangan luar negeri disebabkan pandemi COVID-19," jelas Irawan.

Tingkat Hunian Kamar

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Aceh pada bulan April 2021 sebesar 26,45%. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 6,97 poin dibandingkan bulan Maret 2021.

Dia menyebutkan, bila dibandingkan dengan bulan April 2020, jumlahnya mengalami peningkatan sebesar 12,59 poin. Sedangkan TPK akomodasi lainnya pada bulan April 2021 sebesar 18,01 persen, mengalami penurunan sebesar 7,64 poin jika dibandingkan dengan bulan Maret 2021, namun mengalami peningkatan sebesar 9,94 poin terhadap bulan April 2020.

Menurutnya, rata-rata lama menginap total bulan April 2021 pada hotel bintang adalah selama 1,86 hari, lebih tinggi dibandingkan akomodasi lainnya yaitu selama 1,39 hari. Tamu yang menginap hanya tamu nusantara.

"Pada bulan April 2021, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel bintang dan akomodasi lainnya adalah nol dikarenakan tidak adanya tamu asing yang menginap. Hal ini sejalan dengan jumlah wisman, penumpang penerbangan dan pelayaran luar negeri yang juga tidak ada," jelas Irawan.



Simak Video "Pengunjung Membeludak, Objek Wisata Cipanas Ditutup"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA