Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Jun 2021 19:00 WIB

TRAVEL NEWS

Gubernur Koster: Bali Tak Lagi Jadi Zona Merah, Kunjungan Meningkat

Sui Suadnyana
detikTravel
Bali dan deretan pantai cantiknya sudah menunggumu. Bosan dengan sunset Kuta, coba ke Jimbaran.
Foto: Ilustrasi pantai Jimbaran (Muhammad Ridho/detikcom)
Denpasar -

Gubernur Bali Wayan Koster mengklaim, pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang masuk Bali mulai meningkat. Itu karena Pulau Dewata keluar dari zona merah.

"Dengan membaiknya perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali yang terus menurun sehingga tidak ada lagi zona merah, telah meningkatkan kepercayaan masyarakat luar untuk berkunjung ke Bali dengan nyaman dan aman," kata Koster dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (4/6/2021).

Menurut Koster, peningkatan PPDN masuk Bali dapat dilihat dari data pada Mei 2021. Melalui data itu, terjadi kecenderungan peningkatan PPDN menuju Bali dengan jumlah rata-rata per hari dalam seminggu yakni sebanyak 8.228 orang melalui Bandar Udara (Bandara) I Gusti Ngurah Rai dan melalui Pelabuhan Gilimanuk mencapai sebanyak 10.000 orang.

Data pada Mei 2021, rata-rata munculnya kasus baru mencapai angka dua digit atau di bawah 100 orang yaitu rata-rata 83 kasus per hari dengan kecenderungan semakin menurun. Bahkan rata-rata jumlah pasien sembuh sebanyak 99 orang per hari dengan kecenderungan yang semakin meningkat; dan rata-rata kematian 5 orang per hari dengan kecenderungan semakin menurun.

Sampai dengan 2 Juni 2021, angka kesembuhan COVID di Bali mencapai 95,62% di atas rata-rata nasional 91,74%, angka kematian mencapai 3,18% di atas rata-rata nasional 2,78% dan jumlah kasus aktif 1,20% di bawah rata-rata nasional 5,48%.

Jumlah kasus aktif sudah mencapai 568 orang, terdiri dari: yang dirawat di rumah sakit sebanyak 259 orang, diisolasi terpusat sebanyak 33 orang, dan isolasi mandiri sebanyak 276 orang.

"Kita patut bersyukur atas pencapaian yang baik ini," kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng, Bali itu.

Meskipun demikian, Koster menegaskan bahwa pandemi COVID-19 di dunia dan di Indonesia masih sangat dinamis. Di beberapa negara yang sebelumnya sudah berhasil ditangani dengan baik, pada perkembangan berikutnya muncul varian baru.

Beberapa negara mengalami peningkatan kasus baru secara drastis seperti di India, Singapore, Malaysia, Filipina dan beberapa negara di Eropa. Bahkan Singapore dan Malaysia sampai melakukan kebijakan sangat ketat yaitu melakukan penutupan total terhadap sejumlah aktivitas masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan (lockdown).

"Di Indonesia juga terjadi peningkatan kasus di beberapa daerah yang sebelumnya kasusnya rendah, sekarang meningkat secara drastis, seperti di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan NTB. Peningkatan ini terjadi karena munculnya jenis baru COVID-19 yang sudah masuk pada gelombang ke-3," tuturnya.



Simak Video "KMP Yunicee Tenggelam, Komisi V Minta Kemenhub Audit Internal"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA