Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Jul 2021 10:45 WIB

TRAVEL NEWS

Digital Tracing, Aplikasi PeduliLindungi Sudah Ada di The Nusa Dua Bali

Sui Suadnyana
detikTravel
Digital Tracing Aplikasi PeduliLindungi di Bali
Digital tracing di Nusa Dua (dok ITDC)
Badung -

Aplikasi PeduliLindungi mulai diterapkan di kawasan pariwisata The Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Hal itu guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung dan wisatawan, baik datang, tinggal dan beraktivitas di sana.

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai implementasi dari program digital tracing COVID-19 di lokasi pariwisata. Program ini sebelumnya diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, PT International Tourism Development Coporation (ITDC) serta Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali.

"Kami menyambut baik program digital tracing melalui QR Code aplikasi PeduliLindungi yang ditujukan untuk mendukung pengelolaan lokasi pariwisata yang bebas COVID-19," kata Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita dalam keterangan tertulis yang diterima detikTravel, Kamis (29/7/2021).

Ardita menuturkan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi di dalam kawasan tersebut dilakukan dengan menyediakan quick response (QR) code di masing-masing lokasi wisata seperti hotel, restoran, dan fasilitas lain. QRCode ini wajib di-scan oleh setiap pengunjung.

Digital Tracing Aplikasi PeduliLindungi di BaliDigital Tracing Aplikasi PeduliLindungi di Bali Foto: (dok ITDC)

Saat ini terdapat 15 hotel, 6 fasilitas, Pulau Peninsula, serta Kantor ITDC di kawasan The Nusa Dua telah memiliki QRCode aplikasi PeduliLindungi. QRCode tersebut dipasang pada pintu masuk masing-masing lokasi.

"Kami yakin penerapan QRCode PeduliLindungi di kawasan The Nusa Dua ini akan sangat membantu tenant kami dalam memonitor kepadatan pengunjung serta mengetahui indikator resiko berdasarkan kapasitas maksimal hotel maupun fasilitas yang dikelola," kata Ardita.

"Sementara bagi pengunjung, penggunaan QR Code ini akan memudahkan mereka mengetahui kapasitas dan ketersediaan tempat di lokasi yang dikunjungi," imbuhnya.

Ardita menuturkan, terdapat dua QRCode yang disediakan oleh setiap tenant, yakni untuk check-in dan check-out. Pengunjung yang telah melakukan scan QRCode check-in secara otomatis akan terdaftar sebagai penduduk sementara di lokasi yang dikunjungi hingga melakukan scan check-out.

Digital Tracing Aplikasi PeduliLindungi di BaliDigital Tracing Aplikasi PeduliLindungi di Bali Foto: (dok ITDC)

Dengan sistem ini, data pengunjung akan tersimpan lengkap di dalam dashboard berbasis web yang dimiliki masing-masing tenant untuk kemudahan tracking. Jika nantinya ada indikasi kasus COVID-19, maka pengunjung yang berada dalam lokasi yang sama secara otomatis akan terhitung sebagai orang dalam pantauan (ODP) atau bagian dari tracing sehingga dapat memperoleh penanganan dalam waktu cepat.

Ardita menjelaskan, penerapan aplikasi PeduliLindungi di The Nusa Dua melengkapi sejumlah upaya ITDC dalam memitigasi penyebaran COVID-19. Terlebih The Nusa Dua dicanangkan sebagai green zone atau kawasan bebas COVID-19 untuk mendukung pemulihan pariwisata Bali.

Saat ini kawasan beserta seluruh tenant telah menjalankan tata kelola berbasis protokol kesehatan yang tersertifikasi sesuai protokol cleanliness, health, safety and environmental sustainability (CHSE). Selain itu, ITDC juga telah menyelesaikan program vaksinasi bagi seluruh pekerja di dalam kawasan berikut masyarakat desa penyangga.

"Kami memiliki komitmen untuk terus meningkatkan tata kelola kawasan berbasis protokol kesehatan, sehingga dapat mewujudkan kawasan The Nusa Dua menjadi sebuah destinasi pilihan yang aman dan nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin berlibur atau berkegiatan lainnya di era tatanan kehidupan baru," terangnya.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari sehingga dapat mendukung penurunan angka penularan COVID-19," ajaknya.



Simak Video "Wisatawan Pantai Dreamland Bali Ditemukan Tewas Usai Hilang 3 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA