Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Agu 2021 20:40 WIB

TRAVEL NEWS

Beda Dengan Ragunan, Bandung Zoo Sebut Kondisi Hewan Sehat

Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoological Garden) memutuskan akan tetap dibuka saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Marcom Bandung Zoo Sulhan Syafii mengatakan, pihaknya sudah bersiap diri untuk menerima wisatawan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Kebun Binatang Bandung. Foto: (Siti Fatimah/detikcom)
Bandung -

Dua satwa di kebun raya Ragunan DKI Jakarta terpapar virus COVID-19. Sementara di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo menyebut kondisi kesehatan satwa sehat.

Humas Bandung Zoo Sulhan Syafei mengatakan hingga saat ini pihaknya memang belum melakukan tes COVID-19 terhadap satwa. Namun, dia memastikan bahwa kondisi satwa di Bandung Zoo sehat.

"Kondisi sehat, harimau juga sehat. Kita memang belum ada pemeriksaan terhadap hewan," ucap Sulhan kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Menurut Sulhan, pihaknya secara rutin memantau kondisi kesehatan para satwa di Bandung Zoo. Termasuk kesehatan para pegawai di Bandung Zoo.

"Kita memutus mata rantainya itu kalau ada karyawan yang Covid terutama keeper kita sudah meminta isoman kan artinya si satwa teh kan tertular dari orang, nah kita memutus mata rantainya begitu agar satwa tidak tertular Covid," tuturnya.

Sebelumnya, dua harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) terpapar COVID-19. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengungkapkan keduanya diketahui terpapar virus Corona saat salah satu harimau Sumatera, Tino, mengalami gejala COVID-19.

Tak lama kemudian, harimau Sumatera lainnya, Hari, mengalami gejala yang sama. Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta kemudian melakukan tes swab kepada keduanya. Hasilnya, Tino dan Hari dinyatakan positif COVID-19.

"Pada tanggal 14 Juli, kami lakukan pengambilan sampel dengan di-swab kemudian dikirim ke laboratorium Pusat Studi Satwa Primata, IPB Bogor. Lalu, hasilnya keluar tanggal 15 Juli yang menyatakan bahwa kedua satwa tersebut terpapar COVID-19," kata Suzi melalui keterangan tertulis, Minggu (1/8/2021).

Suzi mengungkapkan dibutuhkan waktu 10-12 hari pengobatan, hingga kondisi kedua satwa itu berangsur pulih dan sehat. Tino dan Hari, lanjutnya, selama terpapar COVID-19 pun diberi pengobatan COVID-19.

"Di antaranya pemberian antibiotik, antihistamin, antiradang, dan multivitamin setiap hari," kata Suzi.



Simak Video "Perjuangan Bandung Zoo Dihantam Pandemi, Terpaksa Pangkas Gaji Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA