Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 18 Sep 2021 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Sangat Langka, Fenomena Migrasi Gerombolan Ratusan Paus Bungkuk

Paus bungkuk
Paus bungkuk (Foto: Sapphire Coastal Adventures/Instagram)
Sydney -

Fenomena langka terekam kamera. Sebanyak lebih dari 100 paus bungkuk ada di sekeliling kapal di lepas pantai Australia.

Diberitakan CNN, seorang ahli mengatakan bahwa fenomena ini hanya pernah direkam sekali di perairan Australia.

Paus mengitari kapal dekat kawasan Bermagui, berjarak sekitar 380 kilometer dari Sydney, negara bagian New South Wales. Mamalia ini diberi umpan besar, kumpulan ikan dalam bentuk bola.

Simon Millar, pemilik Sapphire Coastal Adventures, memimpin latihan pelatihan tim dengan stafnya ketika mereka melihat paus pada bulan September 9 September. Mereka menghempaskan ekor ke air dan berusaha menggiring ikan.

Millar mengatakan kejadian itu baru berlangsung dua kali yang pernah terlihat di perairan Australia. Fenomena agregasi massal paus ini dikenal sebagai megapod.

[Gambas:Instagram]

"Itu luar biasa. Kami melihat paus berenang di sekitar area kami. Mereka ada di mana-mana. Kami sangat beruntung," katanya kepada CNN.

"Pemandangan dan suara itu benar-benar sesuatu yang berbeda," dia menjelaskan.

Garis pantai Australia menjadi lebih hidup dengan keberadaan kumpulan paus yang melintas setiap tahun antara April dan November. Mereka berenang dari utara, Antartika.

Saat itu mereka menghabiskan musim panas untuk mencari makan, lalu berenang ke perairan sub-tropis, di mana mereka kawin dan melahirkan, menurut Departemen Pertanian Australia, air dan lingkungan.

Migrasi tahunan mereka dapat melintasi hingga 10.000 kilometer dan menarik ribuan pengunjung ke kota-kota pesisir seperti Byron Bay, Hervey Bay dan Eden. Mayoritas paus bungkuk bermigrasi kembali ke Samudera Selatan dari September hingga November.



Simak Video "Penyelamatan 2 Ekor Paus Bungkuk di Argentina"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA