Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 23 Sep 2021 15:02 WIB

TRAVEL NEWS

Tren Wisata Usai Pandemi, dari Staycation hingga Wisata Alam

Ilustrasi liburan ke pantai.
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi banyak mengubah gaya hidup masyarakat, termasuk dalam berwisata atau liburan. Di tengah pandemi, masyarakat umumnya cenderung memilih cara liburan yang aman dan lebih memperhatikan protokol kesehatan, terutama terkait dengan kesehatan, keamanan, dan kenyamanan.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun memprediksi ecotourism (ekowisata) dan wellness tourism (wisata kesehatan) akan menjadi tipe wisata yang digemari masyarakat. Terlebih jenis wisata ini juga dapat membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

"Selama ini, wisatawan nusantara setiap tahunnya menghabiskan hampir 11 miliar dolar AS lebih untuk berwisata kesehatan di luar negeri. Wisata kesehatan serta wisata kebugaran dan herbal ini akan kita kembangkan karena kita mempunyai pangsa pasar yang sangat besar," kata Sandiaga

Selain kedua wisata tersebut, berbagai tren liburan lainnya juga kian bermunculan. Adapun tren liburan ini diprediksi akan berlanjut usai pandemi.

Penasaran apa saja jenis liburan yang jadi tren usai pandemi? Berikut ulasannya.

Staycation

StaycationFoto: dok. Instagram/dialoogbanyuwangi

Istilah staycation memang semakin akrab didengar sejak pandemi mewabah di Indonesia. Staycation merupakan tren liburan praktis dan hemat karena kamu tak perlu pergi ke luar kota atau luar negeri. Berlibur secara staycation diartikan dengan menikmati liburan dengan menginap di hotel, villa, atau resort. Adapun opsi liburan ini cocok bagi kamu yang masih takut berlibur jauh, namun tetap ingin sedikit refreshing menghilangkan penat dan beban pikiran.

Agar tetap aman saat staycation, pastikan kamu memilih penginapan yang sudah tersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) oleh Kemenparekraf. Beberapa hotel seperti D'riam Riverside di Bandung, Gallery Prawirotaman Hotel di Yogyakarta, atau Dialoog Hotel di Banyuwangi telah menerapkan standar CHSE. Semantara bagi kamu yang ingin staycation di villa atau resort, kamu bisa coba Sandalwood Boutique di Bandung, Bubu Suite Ubud di Bali, atau Absolute Villa Gili Trawangan di Lombok.

Wisata Domestik

Desa Wisata MasDesa Wisata Mas Foto: dok. Kemenparekraf

Masih mewabahnya virus serta ketatnya akses ke luar negeri membuat banyak masyarakat lebih memilih untuk berlibur di dalam negeri. Wisata domestik di Pulau Jawa dan Bali pun menjadi favorit para wisatawan. Selain lebih dekat, wisata domestik juga saat ini juga telah banyak yang telah memiliki sertifikat CHSE. Tertarik untuk eksplor lebih dalam wisata domestik? Kamu bisa mengunjungi berbagai desa wisata seperti Desa Wisata Cibuntu di Jawa Barat, Desa Wisata Tembi di Yogyakarta, Desa Wisata Mas di Bali, atau Desa Wisata Rammang-Rammang di Sulawesi Selatan. Selain dapat mengeksplor keindahan alam Indonesia, di sini kamu juga dapat merasakan pengalaman membuat kerajinan tangan hingga makanan dari masyarakat sekitar.

Bicara soal wisata domestik, jangan lupa follow akun Instagram @pesonaid_travel untuk mengetahui informasi lengkap tentang destinasi wisata #DiIndonesiaAja. Ikuti juga PUKIS (Pesona Punya Kuis) untuk dapatkan ragam hadiah menarik. Adapun kuis ini dapat diikuti dengan follow akun Instagram Pesona Indonesia, like posting-an PUKIS terbaru, jawab pertanyaan, dan mention 3 teman kamu di kolom komentar.

Wisata Alam

Pantai Pulau Merah di Banyuwangi.Pantai Pulau Merah di Banyuwangi. Foto: Shutterstock

Wisata alam juga diprediksi jadi liburan pilihan usai pandemi. Sebab, masyarakat cenderung memilih destinasi wisata outdoor dengan sirkulasi udara yang baik. Selain itu, wisata alam juga menyediakan pemandangan dan suasana yang indah, asri, dan sejuk sehingga membuat pikiran jadi lebih fresh. Beberapa tempat wisata alam seperti Goa Pindul dan Merapi Park di Yogyakarta, Pantai Pulau Merah di Jawa Timur, hingga Pantai Pandawa dan Real Bali Swing di Bali bisa jadi pilihan buat kamu.

Outdoor Dining

Outdoor dining.Outdoor dining. Foto: Instagram/kayulayurestaurant

Berwisata bukan hanya sekadar menikmati keindahan alam, tapi juga kuliner. Tak heran konsep outdoor dining disebut bakal jadi tren wisata kuliner usai pandemi. Outdoor dining merupakan makan bersama di luar ruangan dengan udara terbuka. Adapun konsep makan ini disebut lebih aman karena memiliki sirkulasi udara yang baik. Buat kamu yang ingin coba outdoor dining, kamu bisa kunjungi Nyiur di Jakarta Utara, Kayu-kayu Restoran di Tangerang, atau Bilik Kayu di Yogyakarta. Selain menawarkan konsep makan outdoor yang Instagramable, restoran ini juga menghadirkan menu makanan yang lezat.

Nah, itulah beberapa tren berwisata usai pandemi. Agar tetap aman, pastikan kamu turut mendukung program InDOnesia CARE atau I DO CARE dengan menjadikan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan sebagai prioritas utama. Salah satunya dengan memastikan memilih destinasi yang telah tersertifikasi CHSE.

Pastikan juga selalu menerapkan protokol kesehatan 6M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, serta menghindari makan bersama). Segera juga lakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan atau sentra vaksinasi terdekat.



Simak Video "Menparekraf Gandeng Kominfo Lancarkan Koneksi Internet di 20 Desa Wisata"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA