Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 25 Sep 2021 22:41 WIB

TRAVEL NEWS

Jejak Kaki Tertua di Dunia Ditemukan di AS, Usianya 22 Ribu Tahun!

Jejak Kaki Tertua di Dunia
Foto: Jejak kaki tertua di dunia (AP)
New Mexico -

Jejak kaki yang dipercaya sebagai tertua di dunia ditemukan di New Mexico, Amerika Serikat. Usianya diperkirakan mencapai lebih dari 22.000 tahun.

Para ilmuwan berhasil menemukan jejak kaki manusia tertua di dunia. Lokasinya berada di dasar danau yang mengering di White Sands National Park. Jejak kaki pertama ditemukan pada tahun 2009 silam.

Para peneliti dari US Geologival Survey akhirnya berhasil melakukan analisis pada biji tumbuhan yang tersangkut di jejak kaki tersebut. Anilisis itu berguna untuk mengetahui berapa perkiraan usia dari jejak kaki tersebut.

Dilansir dari AP, Sabtu (25/9/2021), hasilnya ternyata cukup mengejutkan. Para peneliti memperkirakan usia jejak kaki itu berasal dari periode antara 22.800 hingga 21.130 tahun yang lalu!

Penemuan itu tentu saja memberikan sedikit titik terang tentang pertanyaan banyak ilmuwan: 'Kapan manusia pertama tiba di Amerika, setelah menyebar dari Afrika dan Asia?'

Mayoritas peneliti mempercayai migrasi manusia kuno ke Amerika datang dari 'jembatan' darat yang dulu menghubungkan antara benua Asia dan dataran Alaska.

Berdasarkan bukti-bukti, seperti alat batu, fosil tulang hingga analisis genetik, sebagian peneliti lainnya menduga awal kedatangan manusia pertama ke Amerika berasal dari 13.000 hingga 26.000 tahun yang lalu.

David Bustos, Program Manajer dari White Sands National Park menyatakan jejak kaki manusia itu pertama kali ditemukan memang pada tahun 2009. Beberapa tahun kemudian, penemuan jejak kaki itu makin bertambah banyak.

"Kami itu jejak kaki itu berusia sangat tua, tapi kami tidak bisa mengetahui usianya sebelum kami menemukan ada biji tumbuhan di atas jejak itu," kata Bustos.

Jejak kaki manusia itu berada di lapisan tanah lempung dan lumpur yang amat halus. Jadi para peneliti harus bekerja dengan sangat cepat dan hati-hati untuk mengumpulkan sampel.

"Satu-satunya cara untuk menyelamatkan jejak kaki itu dengan merekam mereka, mengambil banyak foto dan membuat model tiga dimensinya," Bustos menambahkan.



Simak Video "Balon Udara Jatuh di New Meksiko, 5 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA