Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Sep 2021 16:19 WIB

TRAVEL NEWS

Konten Injak Hiu Paus di Papua Dibanjiri Kritik Pedas!

Femi Diah
detikTravel
Pria injak hiu paus di papua
Hiu paus diinjak-injak oleh pemuda demi konten. (Dandung37/Tiktok)
Jakarta -

Aksi pemuda menginjak-injak hiu paus menjadi viral di media sosial. Hiu paus (Rhincodon thypus) masuk daftar dilindungi.

Video itu diunggah di akun TikTok Dandung Dany. Dari akun TikToknya menunjukkan Dany kerap membagikan aktivitas di Kaimana, Papua.

Termasuk aksinya terhadap hiu paus yang menuai kontroversi. Dany merekam tengah berenang di keramba. Di perairan itu ada hiu paus yang mendekat. Di momen itu ada orang lain yang menumpahkan ikan-ikan kecil ke laut dan mengarahkan ke mulut si hiu paus.

Di atas hiu itu ada sebuah tali yang biasa digunakan untuk nelayan untuk naik dan turun. Dengan tali itu, Dany bergelantungan dan berdiri menginjak badan hiu paus. Dia menjejakkan kakinya berulang kali ke badan hiu paus.

Video itu terus dibanjiri kritikan. Tak sedikit juga yang kesal dengan aksi Dany dan mendoakannya jatuh ke mulut hiu paus.

"Bang itu kalian memelihara atau kebetulan lewat terus dikasih makan? Bukankah itu hewan dilindungi?"

"Miris lihatnya. Bukan senang tetapi malah sedih lihat ikan pausnya."

"Bang, Astaghfirullah, hiu paus enggak boleh disentuh."

"Doi kayaknya belum tahu hiu paus termasuk hewan dilindungi. Jangankan menyentuh, berenang di dekatnya saja enggak bisa sembarangan."

Halaman berikutnya >>>> Hiu paus masuk daftar hewan terancam pundah

Merujuk situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pada tahun 2000, hiu paus dimasukkan ke dalam daftar merah untuk species terancam oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan status rentan (vulnerable). Artinya, populasi hiu paus diperkirakan mengalami penurunan sebanyak 20-50% dalam kurun waktu 10 tahun atau tiga generasi.

Kemudian pada tahun 2016, hiu paus masuk dalam Daftar Merah untuk Species Terancam oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dengan status terancam punah (endangered). Status tersebut satu tingkat lebih tinggi daripada sebelumnya, tahun 2000 (vulnerable).

Salah satu upaya untuk menjaga populasi hiu paus di Perairan Indonesia dengan memasukkan hiu paus sebagai satwa yang dilindungi secara penuh berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 18/Kepmen-KP/2013 sejak 20 Mei 2013.

Artinya, segala bentuk pemanfaatan yang bersifat ekstraktif terhadap hiu paus, termasuk pemanfaatan bagian-bagian tubuhnya, telah dilarang secara hukum. Walaupun begitu, ancaman kehidupan hiu paus di perairan Indonesia masih ada melalui aktivitas perikanan dan pelayaran baik secara sengaja maupun tidak.

Begitu pula dengan aktivitas wisata. Tidak salah berinteraksi secara langsung dengan paus hiu. Hewan ini jinak. Namun, traveler harus mematuhi code of conduct yang dihimpun pemerintah dan organisasi lingkungan seperti World Wildlife Fund (WWF).

Kendati jinak, hiu paus cukup berbahaya. Kulit hiu paus kasar seperti amplas sehingga bisa menggores kulit manusia. Ukuran tubuh hiu paus yang besar juga bisa berbahaya andai menabrak manusia.

Di Indonesia, hiu paus dapat ditemui di hampir seluruh wilayah perairan, seperti di Sabang, Padang, Ujung Kulon, Kepulauan Seribu, Probolinggo, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua.

Kemunculan hiu paus di Indonesia relatif bersifat musiman, kecuali di Kwatisore, Teluk Cenderawasih, Papua, yang termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih. Pada perairan tersebut, hiu paus hadir sepanjang tahun.

(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA