Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Okt 2021 23:10 WIB

TRAVEL NEWS

Dikira Rakit Bom, Pria Ini Bikin Pesawat Mendarat Darurat

bonauli
detikTravel
American Airlines berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 25 ribu karyawannya. Kebijakan ini dilakukan akibat anjloknya permintaan perjalanan karena Corona.
Ilustrasi american airlines (AP Photo, getty images)
New York -

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itulah yang dirasakan oleh pria ini. Lagi asyik otak-atik kamera antik, pria ini malah dituduh tengah merakit bom.

Dilansir dari New York Daily, pariwisata ini terjadi pada penerbangan American Airlines. Saat itu pesawat sudah terbang dari Indianapolis ke Bandara LaGuardia, New York.

Kejadian bermula saat seorang ibu melihat penumpang pria yang tengah menonton video. Ibu ini melihat bahwa video tersebut berisikan tentang kamera-kamera antik.

Pria tersebut pun tak sekedar menonton. Dirinya mempraktekkan langsung dengan kamera antik yang dibawanya.

Namun si ibu ini malah overthinking. Dia pikir pria ini lagi memodifikasi kamera menjadi bom. Si ibu langsung memberi tahu awak kabin.

Awak kabin dengan cepat memberi informasi pada pilot. Secepat kilat, pilot mengirim pesan lewat radio ke kontrol lalu lintas udara untuk mendarat darurat.

Pilot juga meminta bantuan Satuan Tugas Terorisme Gabungan (JTTF), FBI dan Departemen Kepolisian Otoritas Pelabuhan. Landasan pacu disiapkan untuk penangkapan pria tersebut.

Begitu mendarat penumpang langsung dievakuasi. Pihak berwajib menangkap pria ini dan langsung membaringkannya di landasan pacu. Tas miliknya digeledah, sejumlah kamera antik ditemukan di sana.

Pemadam kebakaran mengelilingi pria ini. Penumpang yang berjumlah 78 orang ketakutan. Sementara pria tersebut bingung setengah mati. Sang pemilik kamera hanya bisa pasrah sampai penyelidikan.

Benar saja, begitu penyelidikan selesai terungkap bahwa peristiwa tersebut hanya kesalahpahaman saja. Sehingga identitas sang pria tidak dirilis ke publik.

"JTTF, FBI dan Departemen Kepolisian Otoritas Pelabuhan menetapkan bahwa tidak ada kriminalitas yang dilakukan oleh penumpang dan dia dibebaskan," ujar Juru bicara Otoritas pelabuhan, Tom Topousis.



Simak Video "Perubahan Perilaku pada Penumpang Pesawat Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA