Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Okt 2021 17:03 WIB

TRAVEL NEWS

Jokowi Minta Pembukaan Penerbangan Internasional Dievaluasi Rutin

Pemerintah membuka penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Namun pintu kedatangan internasional bandara satu-satunya di Bali ini nampak sepi.
Ilustrasi Bandara Ngurah Rai Bali (Sui Suadnyana/detikcom)
Jakarta -

Per 14 Oktober kemarin Indonesia resmi membuka pintu untuk wisatawan asing khususnya di Bali dan Kepulauan Riau. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta ada evaluasi rutin demi mengontrol COVID-19.

Sektor pariwisata mulai bergeliat bulan Oktober ini seiring dengan dibukanya kembali perbatasan Indonesia. Namun, Presiden Jokowi aktif mengingatkan agar para stakeholder tidak terlena.

Pasalnya, pembukaan sektor pariwisata Indonesia kembali masih berada di bawah bayang-bayang COVID-19. Jokowi mewanti-wanti, agar pembukaan pintu tak menimbulkan masuknya varian COVID-19 dari luar.

"Presiden juga mengingatkan kepada kami agar terus melakukan evaluasi tiap minggunya agar dapat memitigasi dampak buruk dari pembukaan pintu masuk terhadap 19 negara tersebut," kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden Senin kemarin (18/10/2021).

Menko Marves Luhut Pandjaitan melayat ke rumah duka mendiang anggota DPD RI Sabam Sirait di kawasan Bintaro, Jaksel. Luhut menyatakan bangga kepada Sabam. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Ilustrasi Marves Luhut Pandjaitan (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Adapun Indonesia tak serta merta membuka pintu bagi turis dari semua negara. Diketahui, ada 19 negara yang diizinkan masuk Indonesia via Bali dan Kepulauan Riau.

"Terkait dengan daftar 19 negara yang diperbolehkan masuk ke Bali, Saya dapat jelaskan bahwa 19 negara tersebut dipilih dengan mempertimbangkan jumlah kasus dan tingkat positivitas yang rendah berdasarkan standar WHO," ujar Luhut.

"Sesuai arahan Presiden RI, kami memberikan izin kepada 19 negara untuk bisa melakukan perjalanan menuju Bali dan Kepulauan Riau," sambungnya.

Adapun 19 negara yang diizinkan masuk Bali dan Kepri antara lain Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Spanyol. Kemudian, Swedia, Polandia, Hungaria dan Norwegia.

Infografis Bali Buka untuk Turis AsingInfografis Bali Buka untuk Turis Asing Foto: Tim detikcom


Simak Video "Waspadai Varian Omicron, Pemerintah Ubah Karantina WNA-WNI Jadi 7 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA