Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 25 Okt 2021 17:42 WIB

TRAVEL NEWS

Masuk Obwis Kulon Progo Bisa Pakai Kartu Vaksin

Pantai Glagah, Kulonprogo
Pantai Glagah di Kulon Progo. Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom
Kulon Progo -

Penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk objek wisata selama masa uji coba pembukaan wisata di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkendala masalah sinyal. Sebagai gantinya, wisatawan diwajibkan menunjukkan kartu vaksin.

"Yang jadi kendala kami adalah soal persinyalan, di Kulon Progo ini destinasi wisata sebagian besar belum bisa mensupport sinyal untuk penerapan aplikasi (PeduliLindungi), dengan demikian bagi yang belum bisa melaksanakan dengan aplikasi itu, kita mensyaratkan harus menunjukkan sertifikat vaksin," ucap Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, Senin (25/10/2021).

"Sedangkan bagi yang sudah bisa melaksanakan dengan aplikasi itu, artinya persinyalan tak ada masalah, maka itu kita terapkan," sambungnya.

Joko menerangkan sinyal menjadi masalah dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi bagi obwis yang berada di kawasan perbukitan menoreh. Dari pemantauan pihaknya, masih banyak obwis di perbukitan kesulitan mengakses aplikasi tersebut karena masuk wilayah blank spot.

Di sisi lain obwis di wilayah blank spot sudah bisa dibuka secara terbatas sehingga sebagai gantinya maka perlu ada syarat lain yang memudahkan wisatawan. "Sehingga kartu vaksin bisa jadi gantinya, tapi ini hanya khusus untuk obwis yang berada di kawasan blankspot dan kesulitan mengakses aplikasi ya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 31 objek wisata di Kulon Progo, mulai melakukan uji coba pembukaan wisata secara terbatas pada Sabtu (23/10/2021). Uji coba ini dilatarbelakangi status PPKM di Kulon Progo yang sekarang turun ke level 2.

Destinasi wisata yang diujicoba itu meliputi wisata pantai yakni Pantai Glagah, Trisik, Wisata mangrove hingga Congot. Kemudian wisata alam perbukitan antara lain Kebun Teh Nglinggo, Perbukitan Tritis, Kalibiru, Pule Payung, Canthing Mas Puncak Dipowono hingga Gunung Kuniran. Untuk wisata air terjun ada Kedhung Pedut, Kembangsoka, Grojogan Sewu, serta Goa Kebon. Sedangkan wisata religi dan budaya di antaranya Gua Kiskendo, Sendangsono, Dolan Ndeso Boro, Desa Wisata Tinalah, dan sejenisnya.

Seluruh obwis yang diujicoba ini sebelumnya telah didaftarkan untuk mendapatkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat operasional wisata selama masa pandemi COVID-19.

Dalam pelaksanaan uji coba tersebut, satgas COVID-19 mandiri bikinan obwis ditugaskan untuk memantau penerapan prokes. Untuk menghindari kerumunan wisatawan, diberlakukan pembatasan jumlah kunjungan maksimal 25 persen dari total kapasitas obwis. Jika terjadi penumpukan, wisatawan akan diarahkan menuju obwis lain di sekitar obwis tujuan pertama.



Simak Video "Kemenkes Luncurkan Chatbot WhatsApp PeduliLindungi"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA