Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Okt 2021 14:19 WIB

TRAVEL NEWS

Kasus Canon Usai, Sandiaga Bersimpati dan Luruskan Konsep Wisata Halal

Tim detikcom
detikTravel
Aceh Singkil -

Viralnya video anjing Canon di Pulau Banyak, Aceh Singkil menuai pro kontra hingga simpati. Tak terkecuali Menparekraf Sandiaga Uno yang meluruskan masalah.

Dalam satu minggu terakhir, sosial media tanah air diriuhkan soal anjing 'Canon' yang ditemukan mati setelah penanganan yang buruk saat ditangkap untuk dipindah dari Pulau Banyak ke daratan Aceh Singkil dengan dalih permintaan warga dan wisata halal.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam video conference dengan Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia akhirnya bersuara soal hal ini. Sandiaga meminta tidak ada kekerasan buat hewan di tempat wisata halal.

"Ini sesuatu yang menyentuh hati saya. Saya ingin Pak Riyanto Sofyan (Ketua Umum Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Riyanto Sofyan-red) dan timnya untuk memastikan, kita mengedukasi dan sosialisasi wisata halal. Wisata halal itu bukan menyakiti siapapun," ujar Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga meminta semua pihak untuk saling bekerja sama dan bangkit di masa sulit seperti ini. Akhir kata, ia menegaskan kalau wisata halal tak melibatkan kekerasan pada binatang seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

"Kita harus bangkit dalam masa yang sulit ini untuk membuktikan kalau wisata halal adalah salah satu caranya (untuk bangkit). Kita harus memastikan setiap pernyataan yang keluar dari pertemuan ini, setiap kekerasan pada hewan bukan bagian dari wisata halal," tegas Sandi

Tuduhan kematian anjing Canon ditepis oleh Satpol PP

Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Singkil, Ahmad Yani, mengatakan anjing tersebut ditangkap setelah menerima surat dari Camat terkait pemberlakuan wisata halal di kawasan Pulau Banyak. Dia mengatakan ada empat anggota Satpol PP yang berangkat ke Pulau Banyak untuk berkoordinasi dengan Muspika setempat.

Mereka kemudian bergerak ke sebuah resor tempat anjing itu dipelihara. Di sana, katanya, anggota Satpol PP menangkap dua ekor anjing untuk dibawa ke daratan Aceh Singkil.

"Ketika sampai di Singkil, anjing itu sudah mati. Satu lagi yang betina selamat. Kami menduga mungkin anjing itu mati karena stres," kata Ahmad saat dimintai konfirmasi.

"Tidak ada penyiksaan. Anjing itu diduga mati karena stres seusai diamankan anggota saat akan dibawa ke daratan," ujarnya lagi.

Kabar soal anjing Canon yang viral itu juga telah sampai ke telinga Bupati Aceh Singkil Dulmursid. Berujung pada permintaan maaf sang pemilik.

Selanjutnya: Permintaan maaf sang pemilik resort

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA